TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

3 April 2026

Cari berita

Bekal Kemenangan di Macau Open, Putri KW Optimistis Hadapi Malaysia Open

Poin Penting (3)
  • Modal kemenangan sebelumnya: Putri Kusuma Wardani optimistis menghadapi Manami Suizu di laga pembuka Malaysia Open 2025 setelah mengalahkan pebulu tangkis Jepang itu 21-16, 21-17 di Macau Open 2024.
  • Satu-satunya wakil tunggal putri: Putri menjadi andalan Indonesia di sektor tunggal putri setelah Gregoria Mariska Tunjung absen karena pemulihan vertigo, diprediksi bisa melaju hingga perempat final sebelum berpotensi hadapi Wang Zhi Yi.
  • Fokus pemulihan kondisi: Setelah tampil di World Tour Finals, Putri menjalani latihan 10 hari dengan penekanan awal pada penguatan fisik, tanpa memasang target berlebihan di turnamen pembuka musim ini.

Resolusi.co, JAKARTA – Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani membawa modal kepercayaan diri menjelang tampil di BWF World Tour Super 1000 Malaysia Open 2025 yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, 6-11 Januari. Pebulu tangkis berusia 23 tahun itu akan menghadapi wakil Jepang Manami Suizu pada laga pembuka.

Optimisme Putri bukan tanpa alasan. Catatan pertemuan sebelumnya menunjukkan keunggulan pebulu tangkis asal Madiun ini atas Suizu. Pada ajang Macau Open 2024, Putri berhasil menundukkan lawan Jepangnya dengan skor meyakinkan 21-16, 21-17 dalam dua gim langsung.

Berdasarkan hasil undian yang digelar Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Putri ditempatkan di bagan bawah dan diprediksi dapat melaju hingga babak perempat final. Di fase tersebut, ia berpotensi bertemu dengan unggulan kedua asal China, Wang Zhi Yi, yang dikenal memiliki permainan agresif dan konsisten.

Bagi Putri, Malaysia Open kali ini menjadi kesempatan untuk melampaui pencapaian edisi sebelumnya. Pada tahun lalu, langkahnya terhenti di perempat final setelah dikalahkan wakil Thailand Ratchanok Intanon dengan skor ketat 13-21, 21-15, 16-21. Babak delapan besar juga tercatat sebagai pencapaian terbaik Putri sejak debutnya di turnamen bergengsi ini pada 2022.

Menjelang turnamen pembuka musim 2025 ini, Putri mengakui baru kembali menjalani latihan dengan intensitas penuh. Setelah tampil di BWF World Tour Finals 2025, ia mendapatkan jeda istirahat untuk memulihkan kondisi fisik dan mental.

“Setelah World Tour Finals berakhir, saya ingin refresh dulu untuk memulihkan kondisi fisik dan pikiran. Pelatih memberi libur beberapa hari dan alhamdulillah sekarang sudah kembali fresh,” kata Putri dalam keterangan resmi PP PBSI.

Persiapan menuju Malaysia Open dijalani sekitar 10 hari dengan penekanan awal pada penguatan fisik sebelum masuk ke latihan teknik. Program latihan disusun bertahap untuk memastikan tubuh beradaptasi kembali dengan beban latihan intensif.

“Di hari-hari awal balik latihan, fisik menjadi fokus dan latihannya diperberat. Dua hari terakhir baru lebih ke teknik,” ujarnya.

Mengawali musim dari turnamen berlevel Super 1000, Putri memilih untuk tidak memasang target berlebihan. Ia lebih melihat turnamen pembuka ini sebagai ajang untuk mengukur kesiapan menghadapi rangkaian kompetisi panjang sepanjang tahun 2025.

“Cukup deg-degan karena memulai lagi dari awal. Tapi ini turnamen pembuka, saya ingin bisa bermain enak,” kata Putri.

Sebagai satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putri, Putri mengemban tanggung jawab besar untuk membawa hasil positif. Gregoria Mariska Tunjung yang biasanya menjadi andalan sektor ini harus absen karena mendapat proteksi peringkat guna menjalani pemulihan kondisi vertigo.

Di sektor lain, Indonesia menurunkan Jonatan Christie dan Alwi Farhan di tunggal putra. Sementara untuk ganda putra, Merah Putih mengandalkan tiga pasangan: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, serta pasangan non-pelatnas Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani.

Sektor ganda putri diwakili pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, sedangkan ganda campuran diisi Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.

Malaysia Open menjadi salah satu turnamen dengan persaingan ketat di awal tahun. Bagi Putri, ajang ini menjadi langkah awal untuk kembali menemukan ritme permainan sekaligus mengasah mental bertanding di level tertinggi.

Indonesia terakhir kali meraih gelar juara Malaysia Open pada 2023 melalui pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Di partai final, mereka mengalahkan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang dengan skor 21-18, 18-21, 21-13 setelah pertarungan ketat tiga gim.

Dengan modal kemenangan sebelumnya dan persiapan matang, Putri berharap dapat memberikan penampilan terbaiknya dan melangkah lebih jauh dari pencapaian tahun lalu di Malaysia Open 2025.