Vidi Aldiano Dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Berdampingan dengan Makam Bung Hatta

- Vidi Aldiano dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Blok AA1 Blad 174, di area belakang makam Bung Hatta, Minggu 8 Maret 2026, setelah wafat Sabtu sore pukul 16.33 WIB akibat kanker ginjal.
- Prosesi pemakaman diumumkan langsung oleh ayah almarhum, Harry Kiss, melalui Instagram dini hari, jenazah diberangkatkan dari rumah duka di Cilandak Barat dan disalatkan bersama Habib Jafar serta keluarga.
- Sejumlah nama besar industri hiburan melayat malam sebelumnya, Armand Maulana dan Dewi Gita mengenang Vidi sebagai sosok yang tetap ceria dan aktif berkarya di tengah tujuh tahun perjuangannya melawan kanker.
, Jakarta – Jenazah penyanyi Vidi Aldiano dikebumikan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu pagi, 8 Maret 2026. Lokasinya berada di Blok AA1 Blad 174, persis di belakang petak makam proklamator Bung Hatta.
Prosesi diawali dari rumah duka di Jalan Kecapi No. 57, Cilandak Barat. Sekitar pukul 07.00 WIB, jenazah diberangkatkan untuk disalatkan di masjid terdekat, sebelum akhirnya dibawa ke TPU Tanah Kusir sekitar pukul 09.00 WIB.
Ayah almarhum, Harry Kiss, mengumumkan kepergian putranya lewat akun Instagram pribadinya dini hari tadi. Ia menyebut nama lengkap Vidi yang selama ini jarang diketahui publik.
“Innalillahi wa innailaihi rojiun. Telah berpulang menuju cahaya Ilahi, anak saya Oxavia Aldiano bin Harry Aprianto Kissowo,” tulis Harry Kiss dalam unggahannya.
Vidi berpulang pada Sabtu sore, 7 Maret 2026, pukul 16.33 WIB, setelah bertahun-tahun menjalani perawatan akibat kanker ginjal. Ia pertama kali didiagnosis pada 2019, bermula dari pemeriksaan rutin yang awalnya hanya menyangkut suaranya yang tiba-tiba hilang. Kanker yang semula terdeteksi di ginjal kiri itu dioperasi di Singapura, namun sekitar 2023, sel kanker kembali muncul dan diketahui telah menyebar ke beberapa titik di tubuhnya.
Meski begitu, Vidi nyaris tidak pernah berhenti bekerja.
Malam sebelum pemakaman, deretan nama besar industri hiburan Tanah Air berdatangan ke rumah duka. Rizky Febian, Prilly Latuconsina, Raffi Ahmad, Luna Maya, Al Ghazali, hingga pasangan Lyodra dan Randy Martin tampak hadir bergantian memberikan penghormatan terakhir.
Armand Maulana, yang datang bersama istri Dewi Gita, menjadi salah satu yang ikut dalam shalat jenazah kloter pertama bersama keluarga, dipimpin oleh Habib Jafar.
“Tadi Alhamdulillah sholat jenazahnya yang pertama, kebetulan memang ada Habib Jafar. Kloter pertama lah, sholat bareng Habib Jafar dan keluarga,” tutur Armand Maulana.
Armand juga menyampaikan apa yang ia saksikan saat berada di dekat jenazah. Vidi, katanya, terlihat damai.
“Tadi juga pas kami lihat mukanya dia senyum. Saya terakhir bertemu kan konser Laleilmanino, memang kesehatannya sudah menurun tapi hebat, terus ceria, terus senyum, terus bikin teman-teman tertawa,” lanjutnya.
Dewi Gita mengaku sulit menahan air mata. Ia mengenang panggilan khas yang selalu dilontarkan Vidi setiap kali mereka bertemu.
“Yang bikin nangis tuh, yang manggil saya ‘Nyai’ itu cuma Vidi. Dari jauh sudah teriak ‘Nyai’. Itu cuma dia,” ujar Dewi Gita dengan suara bergetar.
Kepergian Vidi bertepatan dengan malam Nuzulul Quran di bulan Ramadan, momen yang oleh sejumlah pelayat disebut sebagai “hari terbaik untuk pulang.” Vidi Aldiano meninggal di usia 35 tahun. Ia meninggalkan istri, Sheila Dara, yang oleh Armand Maulana disebut luar biasa dalam keteguhannya malam itu.
Nama Vidi Aldiano pertama kali dikenal luas sejak merilis album debut pada 2008. Lagu-lagunya seperti “Status Palsu,” “Nuansa Bening,” dan “Tak Bisa Bersama” masih diputar hingga hari ini. Lebih dari sekadar suara, ia dikenang sebagai seseorang yang memilih hadir sepenuhnya, bahkan ketika tubuhnya sedang berperang.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: