TODAY'S RECAP
Pengurus Forum TBM Sumenep Periode 2026-2031 Resmi DilantikBPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji 2026 Capai 83,28%, Kategori Sangat Memuaskan.Klaster Pabrik China Berencana Direlokasi ke Kawasan Industri Madura, BangkalanBansos PKH Triwulan III Sudah Cair ke 7 Juta KPM, Sembako ke 12 Juta KPMSehari Dibuka, War Tiket Upacara HUT RI Diserbu Lebih dari 128 Ribu PendaftarKemenag Rilis 90 Buku Digital PAI dan Bahasa Arab untuk MadrasahMengenal A. Fahrur Rozi, Kuasa Hukum Asal Sumenep di Balik Putusan MK soal MBGTerduga Pembobol Toko di Gili Iyang Diamankan, Warga Minta Kasus Pencurian Lama Ikut DiusutSatpam Ditemukan Tewas dengan Tangan Terborgol, Ada Apa di Balik Kematian Sumarna?Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Arief Fadli di JakartaSudaryono Resmi Jabat Kepala BGN, Langsung Gelar Rapat InternalGMPK Dukung Penunjukan Sudaryono Jadi Kepala BGN, Sebut Momentum Perbaikan Tata Kelola MBGMUI Dukung Usulan Kemenag, Materi Pencegahan LGBT Bakal Masuk Kurikulum SD Kelas 4Polisi Ungkap Kronologi Kasus Rudapaksa Gadis Sampang, 27 Pelaku TeridentifikasiDistribusi MBG di Rembang Kembali Berjalan Hari Ini Usai Libur SekolahAkivis Anti Korupsi: Pihak Tertentu Giring Opini Serang Menteri PUBicara di Diklat GMPK, Angga Raka Prabowo Beberkan Sisi Gelap Algoritma MedsosIsi Materi di Diklat GMPK, Mendiktisaintek Beberkan Strategi University 4.0 demi Target Ekonomi 8 PersenMenuju Indonesia Emas 2045, Budiman Sudjatmiko Bedah Tantangan Nalar Manusia di Era AIKepala Barantin di Diklat GMPK: Kebebasan Berpendapat Jangan Disalahgunakan untuk MenghinaBedah Trilogi Kerukunan di Diklat GMPK Bogor, Wakil Menteri Agama Ingatkan Pentingnya Etika KritikHadiri Diklat GMPK di Bogor, Menteri ATR Nusron Wahid Bedah Tiga Pilar Kedaulatan Negara dan Peran PemudaDi Hadapan Kader GMPK, Asisten Khusus Presiden Bedah Karakter Pemimpin Problem Solver dan Visi Aksi PrabowoTanggapi Tagar #KaburAjaDulu, Mrs. Mada Latih Kader GMPK Kemas Pesan Program PemerintahGelar Diklat Pratama I di Bogor, GMPK Dorong Intelektual Berjiwa Patriot dan Jadi Mitra Kritis PemerintahKukuhkan Arah Gerak Organisasi, Diklat GMPK Bedah AD/ART pada Diklat Pratama I di BogorSiapkan Calon Pemimpin Nasional Kapabel, GMPK Samakan Frekuensi Pemikiran Kader dari Aceh hingga PapuaBuka Diklat GMPK di Bogor, Wamentan Sudaryono Bedah Arah Kebijakan Ekonomi dan Visi Kepemimpinan PrabowoDaerah Protes Anggaran Dipotong, Purbaya Santai: Saya Bukan yang Motong, Saya Pewaris AjaMantan Istri di Jepang Ditangkap setelah Sembunyikan Jenazah Suami dalam Freezer Selama 14 Tahun di KobePengurus Forum TBM Sumenep Periode 2026-2031 Resmi DilantikBPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji 2026 Capai 83,28%, Kategori Sangat Memuaskan.Klaster Pabrik China Berencana Direlokasi ke Kawasan Industri Madura, BangkalanBansos PKH Triwulan III Sudah Cair ke 7 Juta KPM, Sembako ke 12 Juta KPMSehari Dibuka, War Tiket Upacara HUT RI Diserbu Lebih dari 128 Ribu PendaftarKemenag Rilis 90 Buku Digital PAI dan Bahasa Arab untuk MadrasahMengenal A. Fahrur Rozi, Kuasa Hukum Asal Sumenep di Balik Putusan MK soal MBGTerduga Pembobol Toko di Gili Iyang Diamankan, Warga Minta Kasus Pencurian Lama Ikut DiusutSatpam Ditemukan Tewas dengan Tangan Terborgol, Ada Apa di Balik Kematian Sumarna?Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Arief Fadli di JakartaSudaryono Resmi Jabat Kepala BGN, Langsung Gelar Rapat InternalGMPK Dukung Penunjukan Sudaryono Jadi Kepala BGN, Sebut Momentum Perbaikan Tata Kelola MBGMUI Dukung Usulan Kemenag, Materi Pencegahan LGBT Bakal Masuk Kurikulum SD Kelas 4Polisi Ungkap Kronologi Kasus Rudapaksa Gadis Sampang, 27 Pelaku TeridentifikasiDistribusi MBG di Rembang Kembali Berjalan Hari Ini Usai Libur SekolahAkivis Anti Korupsi: Pihak Tertentu Giring Opini Serang Menteri PUBicara di Diklat GMPK, Angga Raka Prabowo Beberkan Sisi Gelap Algoritma MedsosIsi Materi di Diklat GMPK, Mendiktisaintek Beberkan Strategi University 4.0 demi Target Ekonomi 8 PersenMenuju Indonesia Emas 2045, Budiman Sudjatmiko Bedah Tantangan Nalar Manusia di Era AIKepala Barantin di Diklat GMPK: Kebebasan Berpendapat Jangan Disalahgunakan untuk MenghinaBedah Trilogi Kerukunan di Diklat GMPK Bogor, Wakil Menteri Agama Ingatkan Pentingnya Etika KritikHadiri Diklat GMPK di Bogor, Menteri ATR Nusron Wahid Bedah Tiga Pilar Kedaulatan Negara dan Peran PemudaDi Hadapan Kader GMPK, Asisten Khusus Presiden Bedah Karakter Pemimpin Problem Solver dan Visi Aksi PrabowoTanggapi Tagar #KaburAjaDulu, Mrs. Mada Latih Kader GMPK Kemas Pesan Program PemerintahGelar Diklat Pratama I di Bogor, GMPK Dorong Intelektual Berjiwa Patriot dan Jadi Mitra Kritis PemerintahKukuhkan Arah Gerak Organisasi, Diklat GMPK Bedah AD/ART pada Diklat Pratama I di BogorSiapkan Calon Pemimpin Nasional Kapabel, GMPK Samakan Frekuensi Pemikiran Kader dari Aceh hingga PapuaBuka Diklat GMPK di Bogor, Wamentan Sudaryono Bedah Arah Kebijakan Ekonomi dan Visi Kepemimpinan PrabowoDaerah Protes Anggaran Dipotong, Purbaya Santai: Saya Bukan yang Motong, Saya Pewaris AjaMantan Istri di Jepang Ditangkap setelah Sembunyikan Jenazah Suami dalam Freezer Selama 14 Tahun di KobePengurus Forum TBM Sumenep Periode 2026-2031 Resmi DilantikBPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji 2026 Capai 83,28%, Kategori Sangat Memuaskan.Klaster Pabrik China Berencana Direlokasi ke Kawasan Industri Madura, BangkalanBansos PKH Triwulan III Sudah Cair ke 7 Juta KPM, Sembako ke 12 Juta KPMSehari Dibuka, War Tiket Upacara HUT RI Diserbu Lebih dari 128 Ribu PendaftarKemenag Rilis 90 Buku Digital PAI dan Bahasa Arab untuk MadrasahMengenal A. Fahrur Rozi, Kuasa Hukum Asal Sumenep di Balik Putusan MK soal MBGTerduga Pembobol Toko di Gili Iyang Diamankan, Warga Minta Kasus Pencurian Lama Ikut DiusutSatpam Ditemukan Tewas dengan Tangan Terborgol, Ada Apa di Balik Kematian Sumarna?Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Arief Fadli di JakartaSudaryono Resmi Jabat Kepala BGN, Langsung Gelar Rapat InternalGMPK Dukung Penunjukan Sudaryono Jadi Kepala BGN, Sebut Momentum Perbaikan Tata Kelola MBGMUI Dukung Usulan Kemenag, Materi Pencegahan LGBT Bakal Masuk Kurikulum SD Kelas 4Polisi Ungkap Kronologi Kasus Rudapaksa Gadis Sampang, 27 Pelaku TeridentifikasiDistribusi MBG di Rembang Kembali Berjalan Hari Ini Usai Libur SekolahAkivis Anti Korupsi: Pihak Tertentu Giring Opini Serang Menteri PUBicara di Diklat GMPK, Angga Raka Prabowo Beberkan Sisi Gelap Algoritma MedsosIsi Materi di Diklat GMPK, Mendiktisaintek Beberkan Strategi University 4.0 demi Target Ekonomi 8 PersenMenuju Indonesia Emas 2045, Budiman Sudjatmiko Bedah Tantangan Nalar Manusia di Era AIKepala Barantin di Diklat GMPK: Kebebasan Berpendapat Jangan Disalahgunakan untuk MenghinaBedah Trilogi Kerukunan di Diklat GMPK Bogor, Wakil Menteri Agama Ingatkan Pentingnya Etika KritikHadiri Diklat GMPK di Bogor, Menteri ATR Nusron Wahid Bedah Tiga Pilar Kedaulatan Negara dan Peran PemudaDi Hadapan Kader GMPK, Asisten Khusus Presiden Bedah Karakter Pemimpin Problem Solver dan Visi Aksi PrabowoTanggapi Tagar #KaburAjaDulu, Mrs. Mada Latih Kader GMPK Kemas Pesan Program PemerintahGelar Diklat Pratama I di Bogor, GMPK Dorong Intelektual Berjiwa Patriot dan Jadi Mitra Kritis PemerintahKukuhkan Arah Gerak Organisasi, Diklat GMPK Bedah AD/ART pada Diklat Pratama I di BogorSiapkan Calon Pemimpin Nasional Kapabel, GMPK Samakan Frekuensi Pemikiran Kader dari Aceh hingga PapuaBuka Diklat GMPK di Bogor, Wamentan Sudaryono Bedah Arah Kebijakan Ekonomi dan Visi Kepemimpinan PrabowoDaerah Protes Anggaran Dipotong, Purbaya Santai: Saya Bukan yang Motong, Saya Pewaris AjaMantan Istri di Jepang Ditangkap setelah Sembunyikan Jenazah Suami dalam Freezer Selama 14 Tahun di KobePengurus Forum TBM Sumenep Periode 2026-2031 Resmi DilantikBPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji 2026 Capai 83,28%, Kategori Sangat Memuaskan.Klaster Pabrik China Berencana Direlokasi ke Kawasan Industri Madura, BangkalanBansos PKH Triwulan III Sudah Cair ke 7 Juta KPM, Sembako ke 12 Juta KPMSehari Dibuka, War Tiket Upacara HUT RI Diserbu Lebih dari 128 Ribu PendaftarKemenag Rilis 90 Buku Digital PAI dan Bahasa Arab untuk MadrasahMengenal A. Fahrur Rozi, Kuasa Hukum Asal Sumenep di Balik Putusan MK soal MBGTerduga Pembobol Toko di Gili Iyang Diamankan, Warga Minta Kasus Pencurian Lama Ikut DiusutSatpam Ditemukan Tewas dengan Tangan Terborgol, Ada Apa di Balik Kematian Sumarna?Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Arief Fadli di JakartaSudaryono Resmi Jabat Kepala BGN, Langsung Gelar Rapat InternalGMPK Dukung Penunjukan Sudaryono Jadi Kepala BGN, Sebut Momentum Perbaikan Tata Kelola MBGMUI Dukung Usulan Kemenag, Materi Pencegahan LGBT Bakal Masuk Kurikulum SD Kelas 4Polisi Ungkap Kronologi Kasus Rudapaksa Gadis Sampang, 27 Pelaku TeridentifikasiDistribusi MBG di Rembang Kembali Berjalan Hari Ini Usai Libur SekolahAkivis Anti Korupsi: Pihak Tertentu Giring Opini Serang Menteri PUBicara di Diklat GMPK, Angga Raka Prabowo Beberkan Sisi Gelap Algoritma MedsosIsi Materi di Diklat GMPK, Mendiktisaintek Beberkan Strategi University 4.0 demi Target Ekonomi 8 PersenMenuju Indonesia Emas 2045, Budiman Sudjatmiko Bedah Tantangan Nalar Manusia di Era AIKepala Barantin di Diklat GMPK: Kebebasan Berpendapat Jangan Disalahgunakan untuk MenghinaBedah Trilogi Kerukunan di Diklat GMPK Bogor, Wakil Menteri Agama Ingatkan Pentingnya Etika KritikHadiri Diklat GMPK di Bogor, Menteri ATR Nusron Wahid Bedah Tiga Pilar Kedaulatan Negara dan Peran PemudaDi Hadapan Kader GMPK, Asisten Khusus Presiden Bedah Karakter Pemimpin Problem Solver dan Visi Aksi PrabowoTanggapi Tagar #KaburAjaDulu, Mrs. Mada Latih Kader GMPK Kemas Pesan Program PemerintahGelar Diklat Pratama I di Bogor, GMPK Dorong Intelektual Berjiwa Patriot dan Jadi Mitra Kritis PemerintahKukuhkan Arah Gerak Organisasi, Diklat GMPK Bedah AD/ART pada Diklat Pratama I di BogorSiapkan Calon Pemimpin Nasional Kapabel, GMPK Samakan Frekuensi Pemikiran Kader dari Aceh hingga PapuaBuka Diklat GMPK di Bogor, Wamentan Sudaryono Bedah Arah Kebijakan Ekonomi dan Visi Kepemimpinan PrabowoDaerah Protes Anggaran Dipotong, Purbaya Santai: Saya Bukan yang Motong, Saya Pewaris AjaMantan Istri di Jepang Ditangkap setelah Sembunyikan Jenazah Suami dalam Freezer Selama 14 Tahun di Kobe

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

16 Agustus 2026

Cari berita

Moh Syaiful Bahri
Moh Syaiful Bahri
Aktivis Literasi dan Pendiri TBM Sekolah Hompimpa Sumenep

Menghidupkan Buku di Sekolah

Poin Penting (3)
  • Sejak 2022–2024, sekitar 451 sekolah dasar di Kabupaten Sumenep menerima bantuan Buku Bacaan Bermutu dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai upaya memperkuat literasi siswa, terutama di sekolah dengan capaian literasi dan numerasi yang masih rendah
  • Di beberapa sekolah, buku-buku tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan karena masih tersimpan di perpustakaan atau bahkan di dalam kardus, sehingga belum menjadi bagian dari aktivitas membaca sehari-hari siswa
  • Karena itu, penguatan literasi tidak cukup melalui distribusi buku saja, tetapi perlu dihidupkan melalui kegiatan seperti Perpustakaan Ramah Anak yang membuat buku lebih dekat, menarik, dan menyenangkan bagi anak-anak

Resolusi.co, Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah berupaya memperkuat literasi anak melalui penyaluran Buku Bacaan Bermutu ke berbagai daerah. Program ini dijalankan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai bagian dari strategi memperluas akses siswa terhadap bahan bacaan yang berkualitas. Di tengah tantangan rendahnya kemampuan literasi nasional, kehadiran buku dianggap sebagai langkah awal untuk menumbuhkan budaya membaca di sekolah.

Kabupaten Sumenep menjadi salah satu daerah yang menerima program bantuan tersebut. Sepanjang tahun 2022 hingga 2024, ada sekitar 451 sekolah dasar yang memperoleh bantuan buku bacaan bermutu. Sebagian besar sekolah penerima berada pada kategori capaian literasi dan numerasi yang masih rendah. Harapannya, program ini mampu memperkaya koleksi bacaan sekaligus membuka ruang baru bagi anak-anak untuk lebih dekat dengan buku.

Buku yang disalurkan bukan buku teks dan buku pelajaran. Banyak di antaranya berupa cerita bergambar, buku anak bermutu, dan bacaan pengetahuan populer yang dirancang sesuai dengan tahap perkembangan membaca anak. Melalui jenis bacaan seperti ini, siswa diharapkan tidak hanya belajar membaca teks, tetapi juga mengenal cerita, imajinasi, dan pengalaman manusia yang lebih luas. Lebih tepatnya, buku yang sesuai dengan perjenjangan.

Namun, pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa keberadaan buku tidak selalu diikuti dengan tumbuhnya kebiasaan membaca. Sejauh ini, di beberapa sekolah, buku bacaan bermutu masih tersimpan rapi di lemari perpustakaan dan ada pula yang masih berada di dalam kardus. Anak-anak jarang mengaksesnya, apalagi menjadikan bagian dari kegiatan belajar sehari-hari. Buku hadir secara fisik, tetapi belum sepenuhnya hidup dalam aktivitas sekolah.

Situasi ini memperlihatkan bahwa persoalan literasi tidak berhenti pada distribusi buku. Literasi juga berkaitan dengan bagaimana buku digunakan dan dihadirkan dalam pengalaman belajar yang menyenangkan. Tanpa aktivitas yang menghidupkan buku, perpustakaan berisiko hanya menjadi ruang penyimpanan. Tempat paling sepi, dan sekaligus paling dihindari. Rak buku mungkin penuh, tetapi minat baca siswa tetap rendah.

Hal ini tentu menjadi persoalan yang cukup rumit. Perpustakaan masih dipahami sebagai ruang yang jarang dikunjungi. Siswa datang hanya ketika diminta meminjam buku atau mengerjakan tugas tertentu. Padahal, perpustakaan seharusnya menjadi ruang yang ramah bagi rasa ingin tahu anak. Tempat di mana membaca tidak terasa sebagai kewajiban, melainkan sebagai kegiatan yang menyenangkan. Perpustakaan adalah rumah tumbuh kembangnya kreativitas dan imajinasi siswa.

Dalam konteks inilah berbagai inisiatif penguatan literasi menjadi penting. Salah satunya adalah program Perpustakaan Ramah Anak yang dikembangkan oleh ProVisi bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Program ini mendorong perpustakaan sekolah menjadi ruang yang lebih terbuka, nyaman, dan menarik bagi anak-anak.

Pendekatan perpustakaan ramah anak menempatkan buku lebih dekat dengan kehidupan siswa dan warga sekolah. Buku dipajang secara terbuka, mudah dijangkau, serta dilibatkan dalam berbagai kegiatan membaca. Guru, siswa, dan masyarakat sekolah diajak terlibat dalam menyiapkan dan menata perpustakaan. Melalui cara ini, buku tidak lagi sekadar tersimpan di rak perpustakaan, tetapi hadir dalam pengalaman belajar sehari-hari dan menjadi bagian dari budaya literasi di lingkungan sekolah.

Sejumlah sekolah yang mulai menerapkan pendekatan ini menunjukkan perubahan kecil yang mulai terasa. Anak-anak lebih sering berkunjung ke perpustakaan, bahkan di luar jam pelajaran. Mereka memilih buku sendiri, membaca bersama teman, dan saling bercerita tentang kisah yang mereka temukan. Dari kebiasaan sederhana inilah minat membaca perlahan tumbuh.

Literasi pada akhirnya tidak hanya tentang kemampuan membaca teks. Ia juga berkaitan dengan rasa ingin tahu, imajinasi, dan kemampuan memahami sesuatu di luar kebiasannya. Buku dapat menjadi jembatan bagi anak untuk mengenal berbagai pengalaman manusia. Namun jembatan itu hanya berfungsi jika benar-benar dilalui oleh para pembacanya.

Pengalaman di Sumenep menunjukkan bahwa penyaluran buku merupakan langkah penting, tetapi belum cukup. Buku perlu dihidupkan melalui kegiatan yang membuat anak merasa dekat dengan buku. Perpustakaan harus menjadi ruang yang hangat dan menyenangkan bagi anak-anak.

Ketika buku mulai berpindah dari rak ke tangan siswa, di situlah literasi menemukan ruhnya. Anak-anak tidak lagi membaca karena diperintah, tetapi karena mereka menikmati prosesnya. Dari halaman-halaman sederhana itulah, kebiasaan membaca perlahan tumbuh.

Disclaimer: Artikel ini sepenuhnya tanggung jawab penulis. Redaksi hanya fasilitator publikasi. Kirim Tulisan Anda →