TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

4 April 2026

Cari berita

Marah Eropa Kirim Pasukan ke Greenland, Trump Jatuhkan Sanksi Tarif 10% ke 8 Negara

Poin Penting (3)
  • Trump resmi kenakan tarif 10% ke delapan negara Eropa (Denmark, Inggris, Belanda, Swedia, Jerman, Finlandia, Norwegia, Prancis) akibat mengirim pasukan ke Greenland, tarif naik 25% per 1 Juni 2026
  • Trump sebut aksi Eropa kirim pasukan tanpa tujuan jelas ke Greenland sangat berbahaya bagi keamanan dunia, dalih ambil alih wilayah untuk jaga keamanan nasional AS
  • Meski kenakan sanksi, Trump buka ruang negosiasi dengan sebut China dan Rusia inginkan Greenland, Denmark tak bisa cegahnya tanpa bantuan AS

Resolusi.co, Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi mengenakan tarif sebesar 10% terhadap sejumlah negara Eropa yang diketahui mengirimkan personel militer ke wilayah Greenland. Trump bahkan mengancam akan menaikkan tarif menjadi 25% pada 1 Juni 2026.

Melalui unggahan di akun resmi Gedung Putih yang memuat pernyataan Trump di Truth Social, negara-negara Eropa yang dikenakan tarif sebesar 10% meliputi Denmark, Inggris, Belanda, Swedia, Jerman, Finlandia, Norwegia, dan Prancis.

Dalam unggahan tersebut, Trump menyatakan bahwa tindakan negara Eropa yang mengirimkan pasukannya tanpa tujuan yang jelas ke Greenland sangat berbahaya bagi keamanan dunia.

“Semua negara yang disebutkan, akan dikenakan tarif 10% terhadap semua barang yang dikirim ke AS. Pada Juni 2026, tarif akan dinaikkan menjadi 25%,” demikian pernyataan Trump yang diunggah oleh akun resmi Gedung Putih, dikutip Minggu (18/1/2026).

Isu Greenland telah menjadi perhatian serius banyak pihak dalam beberapa pekan terakhir. Trump sendiri telah berulangkali menyuarakan keinginannya untuk mengambil alih wilayah di kawasan Arktik tersebut dari Denmark dengan dalih menjaga keamanan nasional Amerika Serikat.

Rencana Trump tersebut ditentang keras oleh negara-negara Eropa. Prancis, Inggris, hingga Denmark bahkan mengirimkan pasukan ke Greenland sebagai bentuk perlawanan terhadap ambisi Trump.

Pernyataan Trump yang mengenakan tarif kepada delapan negara Eropa tersebut juga mendapat sorotan dari sejumlah media di benua biru. BBC, The Guardian, hingga France24 memberitakan pernyataan Trump dengan nada kritis.

Meski demikian, Trump dalam akhir pernyataannya tetap membuka ruang negosiasi bagi negara-negara yang dikenakan tarif akibat aksi yang menurutnya berbahaya di Greenland.

“Sekarang, setelah berabad-abad, saatnya bagi Denmark untuk mengembalikannya — Perdamaian Dunia dipertaruhkan! China & Rusia menginginkan Greenland, dan tidak ada yang bisa dilakukan Denmark untuk mencegahnya… Amerika Serikat segera terbuka untuk bernegosiasi dengan Denmark dan/atau negara-negara tersebut…” demikian pernyataan Trump.