TODAY'S RECAP

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

16 Maret 2026
TODAY'S RECAP
Megawati Kirim Surat Selamat kepada Mojtaba Khamenei, Serukan Visi Trisakti Bung Karno untuk Iran Ayam Rp40.000, Cabai Jauh di Bawah HET, Minyakita Turun Rp1.000: Hasil Sidak Mendag di Pasar Rawasari IHSG Dibuka Melemah 0,30% ke 7.115 di Awal Pekan, Pasar Lebih Khawatir Eskalasi Geopolitik ketimbang Janji Disiplin Fiskal Prabowo Dorong Kurikulum Koperasi Merah Putih di Sekolah, Chusni Mubarok: Perkuat Fondasi Ekonomi Kerakyatan Pakar: Trump Kehilangan Kendali dan Putus Asa Hadapi Iran Dari Persia untuk Dunia: Tiga Ilmuwan Iran yang Karyanya Jadi Rujukan Berabad-abad Perintah Presiden, Kapolri Jamin Lindungi Identitas Pemberi Informasi Kasus Andrie Yunus Trump Minta Inggris dan China Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz Megawati Kirim Surat Selamat kepada Mojtaba Khamenei, Serukan Visi Trisakti Bung Karno untuk Iran Ayam Rp40.000, Cabai Jauh di Bawah HET, Minyakita Turun Rp1.000: Hasil Sidak Mendag di Pasar Rawasari IHSG Dibuka Melemah 0,30% ke 7.115 di Awal Pekan, Pasar Lebih Khawatir Eskalasi Geopolitik ketimbang Janji Disiplin Fiskal Prabowo Dorong Kurikulum Koperasi Merah Putih di Sekolah, Chusni Mubarok: Perkuat Fondasi Ekonomi Kerakyatan Pakar: Trump Kehilangan Kendali dan Putus Asa Hadapi Iran Dari Persia untuk Dunia: Tiga Ilmuwan Iran yang Karyanya Jadi Rujukan Berabad-abad Perintah Presiden, Kapolri Jamin Lindungi Identitas Pemberi Informasi Kasus Andrie Yunus Trump Minta Inggris dan China Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Cari berita

Rupiah Melemah ke Rp16.835 per Dolar AS di Pembukaan Selasa, Tertekan Data Ekonomi AS dan Ancaman Tarif Trump

Poin Penting (3)
  • Rupiah dibuka melemah ke Rp16.835 per dolar AS pada Selasa (24/2/2026), turun 0,20 persen dari penutupan Senin di Rp16.802, dengan kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.818 per dolar AS.
  • Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menyebut pelemahan dipicu oleh rebound dolar AS yang ditopang data ekonomi dan manufaktur Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan, diperparah oleh ancaman tarif impor 15 persen dari Trump.
  • Hampir seluruh mata uang Asia kompak melemah terhadap dolar AS pada sesi yang sama, dengan Yen Jepang mencatat koreksi terdalam di kawasan, sementara hanya yuan China yang mampu menguat tipis.

Resolusi.co, JAKARTA – Sehari setelah sempat menguat, rupiah langsung berbalik arah. Pada pembukaan perdagangan Selasa (24/2/2026), mata uang garuda dibuka di posisi Rp16.835 per dolar Amerika Serikat, turun 0,20 persen dari penutupan Senin (23/2/2026) yang bertengger di Rp16.802. Data Bloomberg mencatat pelemahan itu terjadi sejak awal sesi pagi.

Kurs referensi Jisdor Bank Indonesia pada hari yang sama tercatat di Rp16.818 per dolar AS, menandakan tekanan yang cukup konsisten di pasar valuta asing domestik.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut pelemahan ini dipicu oleh faktor dari luar negeri, bukan dari dalam. Dolar AS rebound setelah data terbaru menunjukkan aktivitas ekonomi dan manufaktur Amerika Serikat lebih kuat dari perkiraan pasar.

“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang rebound setelah data menunjukkan aktivitas ekonomi dan manufaktur AS yang lebih kuat dari perkiraan,” kata Lukman Leong saat dihubungi.

Ancaman tarif baru Trump sebesar 15 persen ikut memperparah tekanan pada rupiah. Lukman mengingatkan bahwa selama ketidakpastian kebijakan dagang AS belum mereda, rupiah akan bergerak dalam kisaran yang tidak nyaman.

“Ancaman tarif baru Trump 15 persen juga ikut membebani range 16.750 hingga 16.900,” tambahnya.

Pelemahan rupiah bukan berdiri sendiri. Hampir seluruh mata uang Asia kompak terkoreksi di pagi yang sama. Yen Jepang mencatat penurunan terdalam di kawasan dengan minus 0,26 persen, disusul won Korea Selatan yang anjlok 0,23 persen. Baht Thailand melemah 0,22 persen, peso Filipina terkoreksi 0,19 persen, dan ringgit Malaysia turun 0,18 persen. Dolar Taiwan melemah 0,16 persen, sementara dolar Singapura hanya tergerus tipis 0,08 persen.

Satu-satunya yang mampu menahan laju pelemahan di Asia adalah yuan China, yang justru menguat 0,1 persen terhadap dolar AS.

Pergerakan hari ini menjadi pengingat bahwa penguatan rupiah kemarin yang sempat menyentuh Rp16.802 sebagian besar ditopang oleh sentimen sesaat menyusul putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan tarif darurat Trump. Begitu dolar AS kembali mendapat dukungan dari data fundamental yang solid, rupiah kehilangan pijakan.