Reshuffle Lagi, Prabowo Tarik Aktivis Buruh ke Kabinet dan Kembalikan Dua Wajah yang Sempat Pergi

- Prabowo melantik enam pejabat dalam reshuffle keempat Kabinet Merah Putih, berlangsung di Istana Negara pada 27 April 2026.
- Jumhur Hidayat, Ketua Umum KSPSI, menjadi wajah baru sebagai Menteri Lingkungan Hidup, menandai masuknya representasi serikat buruh ke kabinet.
- Hasan Nasbi dan Abdul Kadir Karding kembali ke kabinet setelah keduanya sempat keluar dari lingkaran pemerintahan sejak September 2025.
, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali merombak susunan Kabinet Merah Putih. Ini adalah reshuffle keempatnya sejak dilantik sebagai presiden, dan pelantikan enam pejabat baru dilangsungkan di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026).
Dari enam nama yang dilantik, satu di antaranya benar-benar wajah baru di lingkaran kabinet. Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur Hidayat, kini resmi menjadi Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Ia menggantikan Hanif Faisol Nurofiq yang berpindah posisi.
Masuknya Jumhur menandai pertama kalinya unsur serikat buruh secara langsung mengisi kursi menteri di kabinet Prabowo. Bagi kalangan gerakan buruh, ini bukan sekadar rotasi biasa.
Dua nama lain yang dilantik justru bukan orang asing di Istana. Hasan Nasbi kembali masuk setelah sebelumnya menjabat Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO). Ia hengkang ketika Prabowo membentuk Badan Komunikasi Pemerintah pada September 2025, dengan Angga Raka Prabowo sebagai penggantinya. Kini Hasan kembali, kali ini sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.
Nasib serupa dialami Abdul Kadir Karding. Ia pernah menjabat Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia sebelum digantikan Mukhtarudin pada September 2025. Reshuffle terbaru ini membawanya kembali ke kabinet sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia.
Tiga pejabat lainnya mendapat kursi baru dari posisi yang sudah diemban sebelumnya. Muhammad Qodari yang semula Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) beralih menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Kursi Kepala KSP yang ditinggalkan Qodari diisi Dudung Abdurachman. Adapun Hanif Faisol Nurofiq, yang kursi menterinya kini ditempati Jumhur, dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Pola perombakan ini memberi gambaran bahwa Prabowo lebih memilih memutar orang-orang yang sudah dikenalnya, dengan sedikit pintu untuk wajah benar-benar baru. Jumhur adalah pengecualian, dan kehadirannya cukup untuk memberi warna berbeda pada reshuffle kali ini.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: