Jelang Tutup Tahun 2025, Presiden dan PKP Bahas Progres Program Strategis Nasional

- Presiden Prabowo mengapresiasi progres program prioritas pemerintah menjelang akhir 2025.
- Program yang dibahas meliputi makan bergizi gratis, Danantara Indonesia, dan koperasi desa.
- Pemerintah memastikan penanganan bencana tidak menghambat pelaksanaan program strategis.
, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto membahas perkembangan sejumlah program prioritas pemerintah menjelang akhir tahun 2025 bersama Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari dan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah. Pertemuan tersebut berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (30/12/2025).
Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengatakan Presiden Prabowo mengapresiasi capaian yang telah diraih pemerintah dalam pelaksanaan program-program strategis nasional sepanjang 2025. Menurutnya, Presiden menilai progres berbagai program berjalan sesuai arah kebijakan yang telah ditetapkan.
“Presiden menyampaikan kepuasan atas perkembangan sejumlah program prioritas. Arah kebijakannya dinilai jelas dan pelaksanaannya terus menunjukkan hasil positif,” ujar Qodari kepada wartawan usai pertemuan.
Beberapa program yang menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut antara lain Program Makan Bergizi Gratis, penguatan peran Danantara Indonesia dalam mendukung pembiayaan pembangunan, serta pengembangan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih yang kini mulai memasuki tahap pembangunan gerai di berbagai daerah.
Qodari menambahkan, Presiden Prabowo juga menyampaikan optimisme terhadap capaian pembangunan pada periode 2026–2027. Pemerintah, kata dia, berkomitmen menjaga efektivitas belanja negara agar manfaat program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, pemerintah memastikan bahwa upaya penanganan dan rehabilitasi bencana alam tidak akan menghambat pelaksanaan program prioritas. Pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah efisiensi serta pengelolaan anggaran yang terukur agar seluruh agenda strategis tetap berjalan.
“Penanganan bencana tetap menjadi perhatian serius, namun tidak akan mengganggu keberlanjutan program prioritas pemerintah,” kata Qodari.
Pertemuan tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mengawal pelaksanaan program prioritas hingga akhir 2025, sekaligus mempersiapkan langkah kebijakan yang berkelanjutan pada tahun-tahun berikutnya guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: