PSI Dukung Gibran Berkantor di IKN, Kaesang Sebut Demi Efektivitas Kerja

- PSI mendukung keputusan Gibran Rakabuming Raka berkantor di IKN dengan alasan efisiensi kerja dan keseriusan pemerintah membangun ibu kota baru.
- Ketum PSI Kaesang Pangarep membantah tudingan bahwa partainya mendapat perlakuan istimewa dari Jokowi, menegaskan PSI berjalan sesuai mekanisme politik yang wajar.
- Keputusan Gibran berkantor di IKN menuai pro-kontra, dengan sebagian pihak melihatnya sebagai strategi politik jangka panjang untuk memperkuat citra sebagai pemimpin yang fokus pada pembangunan.
, JAKARTA – Partai Solidaritas Indonesia menyatakan dukungan terhadap keputusan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk berkantor di Ibu Kota Nusantara. Langkah ini dinilai lebih efektif ketimbang bolak-balik Jakarta-IKN.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep mengatakan keputusan Gibran berkantor di IKN murni pertimbangan teknis. Menurutnya, perpindahan kantor wakil presiden ke IKN justru menunjukkan keseriusan pemerintah membangun ibu kota baru.
“Kalau ditanya kenapa Gibran di IKN, ya karena memang lebih efisien. Daripada bolak-balik, lebih baik tetap di sana,” ujar Kaesang.
Pernyataan Kaesang muncul di tengah spekulasi publik soal peran mantan Presiden Joko Widodo dalam mendukung PSI dan keluarganya. Sejumlah pihak menilai kedekatan PSI dengan keluarga Jokowi memberikan keuntungan politik bagi partai berlambang bunga matahari tersebut.
Kaesang membantah jika PSI mendapat perlakuan istimewa dari Jokowi. Ia menegaskan partainya berjalan dengan mekanisme politik yang wajar dan tidak ada intervensi dari pihak manapun.
“Kami jalan sesuai aturan. Tidak ada yang istimewa,” tegasnya.
Keputusan Gibran berkantor di IKN sempat menuai pro dan kontra. Sebagian kalangan menilai langkah tersebut sebagai upaya konkret mempercepat pembangunan IKN. Namun ada juga yang mempertanyakan efektivitas koordinasi pemerintahan jika wakil presiden tidak berada di Jakarta.
Pengamat politik menilai keputusan Gibran berkantor di IKN juga bisa dibaca sebagai strategi politik jangka panjang. Kehadiran fisik di IKN dapat memperkuat citra Gibran sebagai sosok yang fokus pada pembangunan dan pemindahan ibu kota.
Sementara itu, dinamika politik di internal PSI juga menjadi sorotan. Partai yang dipimpin Kaesang ini tengah berupaya memperkuat basis dukungan jelang pemilu mendatang.
Meski demikian, PSI tetap membantah tudingan bahwa partai mereka diuntungkan oleh kedekatan dengan keluarga Jokowi. Kaesang menekankan bahwa setiap langkah politik PSI diambil berdasarkan visi dan misi partai, bukan kepentingan personal atau keluarga.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: