11 MoU Bisnis RI-AS Diteken di Depan Prabowo, Nilainya Fantastis Rp 650 T

- Prabowo saksikan penandatanganan 11 MoU bisnis Indonesia-AS senilai US$ 38,4 miliar (Rp 650 triliun) saat Gala Iftar di Washington DC, mencakup mineral kritis dengan Freeport McMoran, migas dengan Haliburton, pertanian dengan Cargill dan U.S. National Cotton Council
- MoU mineral kritis ditandatangani Menteri Investasi/CEO Danantara Rosan Roeslani dengan Freeport McMoran, ditargetkan dorong investasi lintas sektor pangan, industri, energi, dan teknologi
- Prabowo tawarkan 18 proyek hilirisasi ke investor AS dengan Danantara sebagai motor pembiayaan, sebut Indonesia bukan cuma pasar menarik tapi basis produksi dan mitra strategis di kawasan
, Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman antara pelaku usaha Indonesia dan Amerika Serikat dengan nilai total mencapai US$ 38,4 miliar atau setara Rp 650,02 triliun.
Penandatanganan dilakukan saat Gala Iftar usai buka puasa bersama di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu waktu setempat. Nota kesepahaman yang ditandatangani mencakup berbagai sektor mulai dari mineral kritis, migas, hingga pertanian.
Turut hadir dalam kesempatan itu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie, Ketua DPN APINDO Shinta Kamdani, Chairman Freeport McMoran Richard Adkerson, CEO S&P Global Martina Cheung, dan President Exxon Mobil Indonesia Wade Floyd.
Beberapa MoU penting yang ditandatangani antara lain Memorandum of Agreement tentang mineral kritis antara Menteri Investasi Rosan Roeslani dengan President & CEO Freeport-McMoRan Kathleen Quirk dan President Director PT Freeport Indonesia Tony Wenas.
Ada pula MoU Oilfield Recovery antara Pertamina dan Haliburton yang ditandatangani CEO Pertamina Simon Mantiri dan President Director Haliburton Ankush Balla.
Di bidang pertanian, diteken MoU Agrikultur untuk komoditas jagung antara PT Cargill Indonesia, PT Arena Agro Andalan dan Cargill Inc. Ditandatangani Managing Director Amcham mewakili Fanny Hosea PT Sorini Agro Asia Corporindo Donna Priadi dan Director International Government Relations Cargill Elizabeth Struse.
MoU tentang kapas juga ditandatangani antara Busana Apparel Group dan U.S. National Cotton Council. Diteken Chief Marketing Officer Busana Apparell Manish Virmani serta Senior Government Relations Director for National Cotton Council Jeff Kuckkuck.
Nilai total kerja sama yang ditandatangani mencapai US$ 38,4 miliar atau setara Rp 650,02 triliun. Kerja sama ini ditargetkan mampu mendorong pertumbuhan investasi lintas sektor, khususnya pangan, industri, energi, dan teknologi.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga memaparkan 18 proyek hilirisasi yang tengah dibangun pemerintah sebagai bagian dari percepatan transformasi ekonomi nasional kepada para pebisnis Amerika Serikat.
Prabowo menyebut Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia akan menjadi motor utama dalam pembiayaan dan percepatan proyek-proyek penghiliran tersebut. Penguatan industri pengolahan dinilai sebagai kunci agar Indonesia naik kelas dalam rantai pasok global.
“Kami bergerak sangat cepat di semua sektor ini, dan saya pikir bagi perusahaan-perusahaan Amerika, Indonesia bukan hanya akan menjadi pasar yang menarik, tetapi juga kami berharap dapat dimanfaatkan sebagai basis produksi dan dipandang sebagai mitra strategis yang baik di kawasan,” ucap Prabowo.
Selain membangun sektor industri, pemerintah juga mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung seperti pelabuhan, bandara, dan jalan tol untuk memastikan efisiensi logistik.
Presiden Prabowo juga menekankan bahwa hilirisasi terkait erat dengan agenda transisi energi. Pemerintah berkomitmen untuk mengembangkan energi terbarukan, kendaraan listrik, dan industri energi hijau.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: