Wabup Sukriyanto Bawa Pulang Penghargaan Tertinggi Pengelolaan Sampah se-Indonesia.

- Pemkab Pamekasan menerima Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup RI atas kinerja pengelolaan sampah selama 2025, diterima Wakil Bupati H. Sukriyanto di Balai Kartini, Jakarta.
- Wabup Sukriyanto menyebut capaian ini merupakan hasil kerja kolektif lintas instansi yang dimotori Dinas Lingkungan Hidup, dengan pendekatan pengelolaan sampah terintegrasi dari hulu ke hilir.
- Sertifikat Menuju Kabupaten/Kota Bersih diakui sebagai penghargaan tertinggi dalam kategori pengelolaan sampah yang dapat diraih kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
, Pamekasan – Kabar baik datang dari Jakarta untuk Kabupaten Pamekasan. Pemerintah Kabupaten Pamekasan menerima Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup RI sebagai pengakuan atas kinerja pengelolaan sampah sepanjang 2025.
Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, kepada Wakil Bupati Pamekasan, H. Sukriyanto, di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Sukriyanto menyebut capaian ini bukan hasil kerja satu instansi, melainkan buah dari sinergi lintas lembaga yang dikoordinir oleh Dinas Lingkungan Hidup Pamekasan.
“Pengelolaan sampah bukan sekadar urusan teknis kebersihan, tetapi bagian dari transformasi peradaban lingkungan. Kita ingin membangun sistem yang terintegrasi dari hulu ke hilir,” kata Wabup Sukriyanto.
Ia juga menegaskan bahwa perbaikan pengelolaan sampah pada dasarnya harus dimulai dari kesadaran individu, didukung oleh ekosistem di sekitarnya, dan diperkuat oleh sistem yang terstruktur dari pemerintah daerah.
“Pemkab Pamekasan terus berbenah dan menyiapkan skema dalam pengelolaan sampah demi menjaga lingkungan yang bersih,” tambahnya.
Sertifikat Menuju Kabupaten/Kota Bersih bukan penghargaan sembarangan. Sukriyanto mengakui bahwa sertifikat ini merupakan penghargaan tertinggi dalam kategori pengelolaan sampah yang bisa diraih oleh kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
Pamekasan yang selama ini lebih dikenal sebagai daerah dengan identitas keagamaan dan budaya kuat kini menunjukkan wajah lain: sebuah kabupaten yang pelan-pelan membenahi tata kelola lingkungannya. Penghargaan ini bisa menjadi pijakan, asal konsistensi dijaga di luar momen seremonial.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: