TODAY'S RECAP

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

13 Maret 2026

Cari berita

Mahfud MD Sambangi Pamekasan, Tekankan Pentingnya Penegakan Hukum yang Adil

Poin Penting (3)
  • Orasi hukum dan kebangsaan: Mahfud MD kunjungi Pamekasan pada Senin (5/1/2026) untuk berikan orasi kebangsaan tentang penegakan hukum di Indonesia, diterima langsung Bupati Kholilurrahman beserta Forkopimda dan pimpinan OPD.
  • Pamekasan catat kemajuan signifikan: Bupati laporkan penurunan angka kemiskinan hampir satu digit menurut BPS, pembangunan SDM dan infrastruktur berkembang pesat, Jembatan Suramadu jadi motor penggerak ekonomi Madura.
  • Hukum napas kebangsaan: Mahfud tekankan hukum harus adil, konsisten, tanpa pandang bulu dan tidak tunduk pada kekuasaan, negara kuat adalah negara yang berani tegakkan hukum berkeadilan sebagai fondasi demokrasi dan persatuan.

Resolusi.co, PAMEKASAN – Anggota Tim Reformasi Polri, Mahfud MD, mengunjungi Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur untuk memberikan orasi kebangsaan tentang penegakan hukum di Indonesia pada Senin (5/1/2026). Kunjungan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) ini berlangsung di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati dengan sambutan hangat dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman bersama Wakil Bupati Sukriyanto, pimpinan DPRD Pamekasan, Forkopimda, serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah memberikan sambutan meriah kepada tokoh yang dikenal vokal dalam urusan hukum dan politik ini.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat kami menghaturkan selamat datang dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Prof. Mahfud MD di Kabupaten Pamekasan,” kata Bupati Kholilurrahman dalam sambutannya.

Bupati yang juga seorang kiai ini melaporkan perkembangan positif pembangunan sumber daya manusia dan infrastruktur fisik di Pamekasan. Menurutnya, keberadaan Jembatan Suramadu tidak hanya berfungsi sebagai penghubung fisik antara Madura dan Surabaya, tetapi juga telah menjadi jembatan ekonomi yang membuka peluang kemajuan bagi masyarakat Madura, khususnya Pamekasan.

“Perlu kami laporkan Bapak, Pamekasan dari tahun ke tahun dan dari bulan ke bulan akan semakin baik Bapak. Amanah yang diberikan kepada kami insyaallah dapat berjalan dengan baik. Alhamdulillah juga, laporan dari BPS penurunan angka kemiskinan hampir satu digit,” ungkap Kholilurrahman dengan penuh optimisme.

Pencapaian penurunan angka kemiskinan mendekati satu digit menjadi salah satu kebanggaan Pemkab Pamekasan dalam menjalankan program pembangunan kesejahteraan masyarakat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan upaya pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan mulai membuahkan hasil yang signifikan.

Dalam orasinya, Mahfud MD mengajak seluruh masyarakat untuk mensyukuri anugerah kemerdekaan dan kemajuan yang telah dicapai Indonesia. Ia menekankan bahwa Indonesia telah mengalami perkembangan luar biasa dibandingkan kondisi puluhan tahun silam.

“Indonesia ini maju, luar biasa. Kalau ada masalah-masalah, seperti permasalahan keadilan, hukum dan lain-lain, itu biasa dan evaluasi bersama. Tetapi mari kita syukuri kemajuan ini,” ujar Mahfud.

Profesor hukum tata negara kelahiran Sampang ini menjelaskan bahwa berkurangnya angka kemiskinan merupakan bukti nyata kemajuan Indonesia. Sejak awal kemerdekaan, angka kemiskinan terus mengalami penurunan hingga saat ini berada di kisaran 8 persen dari total penduduk Indonesia.

Mahfud juga memberikan perspektif menarik tentang kompleksitas Indonesia sebagai bangsa. Ia membandingkan Indonesia dengan negara-negara lain untuk menunjukkan betapa luar biasanya persatuan yang terjalin di tengah keberagaman.

“Bahwa majunya lambat, karena yang diurus banyak. Indonesia ini besar terdiri dari berbagai ras suku bangsa. Afganistan hanya satu bangsa tapi perang terus, Amerika hanya punya daratan, Australia hanya daratan, Indonesia pulaunya besar, daratannya luas, bangsanya besar, tetapi tetap bersatu. Ini keajaiban dan anugerah Allah yang perlu kita syukuri,” jelasnya.

Inti dari orasi kebangsaan Mahfud MD adalah pentingnya supremasi hukum dalam menjaga keutuhan bangsa. Ia menegaskan bahwa hukum tidak boleh tunduk pada kekuasaan, melainkan harus menjadi instrumen untuk melindungi rakyat dan menjaga martabat bangsa.

Menurut Mahfud, negara yang kuat bukanlah negara yang kebal kritik, melainkan negara yang berani menegakkan hukum secara adil, konsisten, dan tanpa pandang bulu. Prinsip keadilan hukum inilah yang menjadi fondasi bagi terwujudnya demokrasi, keadilan, dan persatuan bangsa.

“Hukum yang adil adalah napas kebangsaan,” tegas Mahfud.

Pernyataan ini menegaskan visi Mahfud tentang perlunya reformasi sistem hukum di Indonesia. Sebagai anggota Tim Reformasi Polri, ia berkomitmen untuk terus mendorong perbaikan institusi penegak hukum agar lebih profesional, akuntabel, dan melayani kepentingan rakyat.

Kunjungan Mahfud MD ke Pamekasan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan orasi kebangsaan yang dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. Melalui kegiatan ini, ia berupaya mensosialisasikan pentingnya penegakan hukum yang berkeadilan sebagai kunci menjaga stabilitas dan kemajuan bangsa.

Kehadiran tokoh sekaliber Mahfud MD di Pamekasan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Banyak kalangan menilai bahwa orasi kebangsaan semacam ini penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang peran hukum dalam membangun negara yang adil dan sejahtera.

Acara ini juga menjadi momentum bagi Pemkab Pamekasan untuk menunjukkan capaian pembangunan daerah, sekaligus mendapat masukan dan motivasi dari tokoh nasional yang berpengalaman dalam dunia hukum dan pemerintahan.