TODAY'S RECAP
Akivis Anti Korupsi: Pihak Tertentu Giring Opini Serang Menteri PUBicara di Diklat GMPK, Angga Raka Prabowo Beberkan Sisi Gelap Algoritma MedsosIsi Materi di Diklat GMPK, Mendiktisaintek Beberkan Strategi University 4.0 demi Target Ekonomi 8 PersenMenuju Indonesia Emas 2045, Budiman Sudjatmiko Bedah Tantangan Nalar Manusia di Era AIKepala Barantin di Diklat GMPK: Kebebasan Berpendapat Jangan Disalahgunakan untuk MenghinaBedah Trilogi Kerukunan di Diklat GMPK Bogor, Wakil Menteri Agama Ingatkan Pentingnya Etika KritikHadiri Diklat GMPK di Bogor, Menteri ATR Nusron Wahid Bedah Tiga Pilar Kedaulatan Negara dan Peran PemudaDi Hadapan Kader GMPK, Asisten Khusus Presiden Bedah Karakter Pemimpin Problem Solver dan Visi Aksi PrabowoTanggapi Tagar #KaburAjaDulu, Mrs. Mada Latih Kader GMPK Kemas Pesan Program PemerintahGelar Diklat Pratama I di Bogor, GMPK Dorong Intelektual Berjiwa Patriot dan Jadi Mitra Kritis PemerintahKukuhkan Arah Gerak Organisasi, Diklat GMPK Bedah AD/ART pada Diklat Pratama I di BogorSiapkan Calon Pemimpin Nasional Kapabel, GMPK Samakan Frekuensi Pemikiran Kader dari Aceh hingga PapuaBuka Diklat GMPK di Bogor, Wamentan Sudaryono Bedah Arah Kebijakan Ekonomi dan Visi Kepemimpinan PrabowoDaerah Protes Anggaran Dipotong, Purbaya Santai: Saya Bukan yang Motong, Saya Pewaris AjaMantan Istri di Jepang Ditangkap setelah Sembunyikan Jenazah Suami dalam Freezer Selama 14 Tahun di KobeBelum Berhenti di Tiga Tersangka, Kejagung Tambah 40 Hari Penahanan Bos BGN demi Bongkar Korupsi MBGSudah Tiga Orang Meninggal, DPR Buka Suara soal Latihan Militer Mematikan bagi Peserta SPPIDatang untuk Melahirkan, Perempuan Muda Ini Justru Kehilangan Rahim, Keluarga Geruduk Kantor Dinkes PamekasanDua Peserta SPPI Gugur saat Latsarmil, Kemhan Buka Kronologi dan Siapkan Evaluasi MenyeluruhKetua BEM FH UBK Dinonaktifkan setelah Akui Terima Rp20 Juta untuk Belokkan Arah Demo dari IstanaDapur MBG Tercatat di Sistem tapi Tak Ada Bangunannya, Tim Investigasi Temukan Lokasinya di KuburanDasco Buka Suara: Isu Ekonomi Sengaja Digoreng Seolah Indonesia di Ambang KeruntuhanKoorpus BEM Persatuan Indonesia: Jangan Setop Makan Bergizi Gratis, Bersihkan Korupsinya!Dolar Naik, Harga Obat Ikut Naik, tapi Menkes Pasang Batas, Ini AngkanyaDPRD Pamekasan Desak Pengelola Dapur MBG Daftarkan Karyawan ke JKN dan JamsostekBMKG: Puncak Kemarau Indonesia Diprediksi Agustus 2026, El Nino Berpotensi Bertahan hingga Awal 2027Kepala Staf Kepresidenan Dudung Akui MBG Perlu Ditata Ulang, Respons Kritik Mahasiswa UB soal Petani dan RisetBestari Barus Buka Suara: Rasa Sakit PDIP Ditinggal Jokowi “Bertumpuk-tumpuk”Maroko Tahan Brasil 1-1 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026Pertamax Naik per 10 Juni, Ini Alasan Pemerintah dan Perbandingan Harga dengan Negara TetanggaAkivis Anti Korupsi: Pihak Tertentu Giring Opini Serang Menteri PUBicara di Diklat GMPK, Angga Raka Prabowo Beberkan Sisi Gelap Algoritma MedsosIsi Materi di Diklat GMPK, Mendiktisaintek Beberkan Strategi University 4.0 demi Target Ekonomi 8 PersenMenuju Indonesia Emas 2045, Budiman Sudjatmiko Bedah Tantangan Nalar Manusia di Era AIKepala Barantin di Diklat GMPK: Kebebasan Berpendapat Jangan Disalahgunakan untuk MenghinaBedah Trilogi Kerukunan di Diklat GMPK Bogor, Wakil Menteri Agama Ingatkan Pentingnya Etika KritikHadiri Diklat GMPK di Bogor, Menteri ATR Nusron Wahid Bedah Tiga Pilar Kedaulatan Negara dan Peran PemudaDi Hadapan Kader GMPK, Asisten Khusus Presiden Bedah Karakter Pemimpin Problem Solver dan Visi Aksi PrabowoTanggapi Tagar #KaburAjaDulu, Mrs. Mada Latih Kader GMPK Kemas Pesan Program PemerintahGelar Diklat Pratama I di Bogor, GMPK Dorong Intelektual Berjiwa Patriot dan Jadi Mitra Kritis PemerintahKukuhkan Arah Gerak Organisasi, Diklat GMPK Bedah AD/ART pada Diklat Pratama I di BogorSiapkan Calon Pemimpin Nasional Kapabel, GMPK Samakan Frekuensi Pemikiran Kader dari Aceh hingga PapuaBuka Diklat GMPK di Bogor, Wamentan Sudaryono Bedah Arah Kebijakan Ekonomi dan Visi Kepemimpinan PrabowoDaerah Protes Anggaran Dipotong, Purbaya Santai: Saya Bukan yang Motong, Saya Pewaris AjaMantan Istri di Jepang Ditangkap setelah Sembunyikan Jenazah Suami dalam Freezer Selama 14 Tahun di KobeBelum Berhenti di Tiga Tersangka, Kejagung Tambah 40 Hari Penahanan Bos BGN demi Bongkar Korupsi MBGSudah Tiga Orang Meninggal, DPR Buka Suara soal Latihan Militer Mematikan bagi Peserta SPPIDatang untuk Melahirkan, Perempuan Muda Ini Justru Kehilangan Rahim, Keluarga Geruduk Kantor Dinkes PamekasanDua Peserta SPPI Gugur saat Latsarmil, Kemhan Buka Kronologi dan Siapkan Evaluasi MenyeluruhKetua BEM FH UBK Dinonaktifkan setelah Akui Terima Rp20 Juta untuk Belokkan Arah Demo dari IstanaDapur MBG Tercatat di Sistem tapi Tak Ada Bangunannya, Tim Investigasi Temukan Lokasinya di KuburanDasco Buka Suara: Isu Ekonomi Sengaja Digoreng Seolah Indonesia di Ambang KeruntuhanKoorpus BEM Persatuan Indonesia: Jangan Setop Makan Bergizi Gratis, Bersihkan Korupsinya!Dolar Naik, Harga Obat Ikut Naik, tapi Menkes Pasang Batas, Ini AngkanyaDPRD Pamekasan Desak Pengelola Dapur MBG Daftarkan Karyawan ke JKN dan JamsostekBMKG: Puncak Kemarau Indonesia Diprediksi Agustus 2026, El Nino Berpotensi Bertahan hingga Awal 2027Kepala Staf Kepresidenan Dudung Akui MBG Perlu Ditata Ulang, Respons Kritik Mahasiswa UB soal Petani dan RisetBestari Barus Buka Suara: Rasa Sakit PDIP Ditinggal Jokowi “Bertumpuk-tumpuk”Maroko Tahan Brasil 1-1 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026Pertamax Naik per 10 Juni, Ini Alasan Pemerintah dan Perbandingan Harga dengan Negara TetanggaAkivis Anti Korupsi: Pihak Tertentu Giring Opini Serang Menteri PUBicara di Diklat GMPK, Angga Raka Prabowo Beberkan Sisi Gelap Algoritma MedsosIsi Materi di Diklat GMPK, Mendiktisaintek Beberkan Strategi University 4.0 demi Target Ekonomi 8 PersenMenuju Indonesia Emas 2045, Budiman Sudjatmiko Bedah Tantangan Nalar Manusia di Era AIKepala Barantin di Diklat GMPK: Kebebasan Berpendapat Jangan Disalahgunakan untuk MenghinaBedah Trilogi Kerukunan di Diklat GMPK Bogor, Wakil Menteri Agama Ingatkan Pentingnya Etika KritikHadiri Diklat GMPK di Bogor, Menteri ATR Nusron Wahid Bedah Tiga Pilar Kedaulatan Negara dan Peran PemudaDi Hadapan Kader GMPK, Asisten Khusus Presiden Bedah Karakter Pemimpin Problem Solver dan Visi Aksi PrabowoTanggapi Tagar #KaburAjaDulu, Mrs. Mada Latih Kader GMPK Kemas Pesan Program PemerintahGelar Diklat Pratama I di Bogor, GMPK Dorong Intelektual Berjiwa Patriot dan Jadi Mitra Kritis PemerintahKukuhkan Arah Gerak Organisasi, Diklat GMPK Bedah AD/ART pada Diklat Pratama I di BogorSiapkan Calon Pemimpin Nasional Kapabel, GMPK Samakan Frekuensi Pemikiran Kader dari Aceh hingga PapuaBuka Diklat GMPK di Bogor, Wamentan Sudaryono Bedah Arah Kebijakan Ekonomi dan Visi Kepemimpinan PrabowoDaerah Protes Anggaran Dipotong, Purbaya Santai: Saya Bukan yang Motong, Saya Pewaris AjaMantan Istri di Jepang Ditangkap setelah Sembunyikan Jenazah Suami dalam Freezer Selama 14 Tahun di KobeBelum Berhenti di Tiga Tersangka, Kejagung Tambah 40 Hari Penahanan Bos BGN demi Bongkar Korupsi MBGSudah Tiga Orang Meninggal, DPR Buka Suara soal Latihan Militer Mematikan bagi Peserta SPPIDatang untuk Melahirkan, Perempuan Muda Ini Justru Kehilangan Rahim, Keluarga Geruduk Kantor Dinkes PamekasanDua Peserta SPPI Gugur saat Latsarmil, Kemhan Buka Kronologi dan Siapkan Evaluasi MenyeluruhKetua BEM FH UBK Dinonaktifkan setelah Akui Terima Rp20 Juta untuk Belokkan Arah Demo dari IstanaDapur MBG Tercatat di Sistem tapi Tak Ada Bangunannya, Tim Investigasi Temukan Lokasinya di KuburanDasco Buka Suara: Isu Ekonomi Sengaja Digoreng Seolah Indonesia di Ambang KeruntuhanKoorpus BEM Persatuan Indonesia: Jangan Setop Makan Bergizi Gratis, Bersihkan Korupsinya!Dolar Naik, Harga Obat Ikut Naik, tapi Menkes Pasang Batas, Ini AngkanyaDPRD Pamekasan Desak Pengelola Dapur MBG Daftarkan Karyawan ke JKN dan JamsostekBMKG: Puncak Kemarau Indonesia Diprediksi Agustus 2026, El Nino Berpotensi Bertahan hingga Awal 2027Kepala Staf Kepresidenan Dudung Akui MBG Perlu Ditata Ulang, Respons Kritik Mahasiswa UB soal Petani dan RisetBestari Barus Buka Suara: Rasa Sakit PDIP Ditinggal Jokowi “Bertumpuk-tumpuk”Maroko Tahan Brasil 1-1 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026Pertamax Naik per 10 Juni, Ini Alasan Pemerintah dan Perbandingan Harga dengan Negara TetanggaAkivis Anti Korupsi: Pihak Tertentu Giring Opini Serang Menteri PUBicara di Diklat GMPK, Angga Raka Prabowo Beberkan Sisi Gelap Algoritma MedsosIsi Materi di Diklat GMPK, Mendiktisaintek Beberkan Strategi University 4.0 demi Target Ekonomi 8 PersenMenuju Indonesia Emas 2045, Budiman Sudjatmiko Bedah Tantangan Nalar Manusia di Era AIKepala Barantin di Diklat GMPK: Kebebasan Berpendapat Jangan Disalahgunakan untuk MenghinaBedah Trilogi Kerukunan di Diklat GMPK Bogor, Wakil Menteri Agama Ingatkan Pentingnya Etika KritikHadiri Diklat GMPK di Bogor, Menteri ATR Nusron Wahid Bedah Tiga Pilar Kedaulatan Negara dan Peran PemudaDi Hadapan Kader GMPK, Asisten Khusus Presiden Bedah Karakter Pemimpin Problem Solver dan Visi Aksi PrabowoTanggapi Tagar #KaburAjaDulu, Mrs. Mada Latih Kader GMPK Kemas Pesan Program PemerintahGelar Diklat Pratama I di Bogor, GMPK Dorong Intelektual Berjiwa Patriot dan Jadi Mitra Kritis PemerintahKukuhkan Arah Gerak Organisasi, Diklat GMPK Bedah AD/ART pada Diklat Pratama I di BogorSiapkan Calon Pemimpin Nasional Kapabel, GMPK Samakan Frekuensi Pemikiran Kader dari Aceh hingga PapuaBuka Diklat GMPK di Bogor, Wamentan Sudaryono Bedah Arah Kebijakan Ekonomi dan Visi Kepemimpinan PrabowoDaerah Protes Anggaran Dipotong, Purbaya Santai: Saya Bukan yang Motong, Saya Pewaris AjaMantan Istri di Jepang Ditangkap setelah Sembunyikan Jenazah Suami dalam Freezer Selama 14 Tahun di KobeBelum Berhenti di Tiga Tersangka, Kejagung Tambah 40 Hari Penahanan Bos BGN demi Bongkar Korupsi MBGSudah Tiga Orang Meninggal, DPR Buka Suara soal Latihan Militer Mematikan bagi Peserta SPPIDatang untuk Melahirkan, Perempuan Muda Ini Justru Kehilangan Rahim, Keluarga Geruduk Kantor Dinkes PamekasanDua Peserta SPPI Gugur saat Latsarmil, Kemhan Buka Kronologi dan Siapkan Evaluasi MenyeluruhKetua BEM FH UBK Dinonaktifkan setelah Akui Terima Rp20 Juta untuk Belokkan Arah Demo dari IstanaDapur MBG Tercatat di Sistem tapi Tak Ada Bangunannya, Tim Investigasi Temukan Lokasinya di KuburanDasco Buka Suara: Isu Ekonomi Sengaja Digoreng Seolah Indonesia di Ambang KeruntuhanKoorpus BEM Persatuan Indonesia: Jangan Setop Makan Bergizi Gratis, Bersihkan Korupsinya!Dolar Naik, Harga Obat Ikut Naik, tapi Menkes Pasang Batas, Ini AngkanyaDPRD Pamekasan Desak Pengelola Dapur MBG Daftarkan Karyawan ke JKN dan JamsostekBMKG: Puncak Kemarau Indonesia Diprediksi Agustus 2026, El Nino Berpotensi Bertahan hingga Awal 2027Kepala Staf Kepresidenan Dudung Akui MBG Perlu Ditata Ulang, Respons Kritik Mahasiswa UB soal Petani dan RisetBestari Barus Buka Suara: Rasa Sakit PDIP Ditinggal Jokowi “Bertumpuk-tumpuk”Maroko Tahan Brasil 1-1 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026Pertamax Naik per 10 Juni, Ini Alasan Pemerintah dan Perbandingan Harga dengan Negara Tetangga

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

11 Juli 2026
TODAY'S RECAP
Akivis Anti Korupsi: Pihak Tertentu Giring Opini Serang Menteri PU Bicara di Diklat GMPK, Angga Raka Prabowo Beberkan Sisi Gelap Algoritma Medsos Isi Materi di Diklat GMPK, Mendiktisaintek Beberkan Strategi University 4.0 demi Target Ekonomi 8 Persen Menuju Indonesia Emas 2045, Budiman Sudjatmiko Bedah Tantangan Nalar Manusia di Era AI Kepala Barantin di Diklat GMPK: Kebebasan Berpendapat Jangan Disalahgunakan untuk Menghina Bedah Trilogi Kerukunan di Diklat GMPK Bogor, Wakil Menteri Agama Ingatkan Pentingnya Etika Kritik Hadiri Diklat GMPK di Bogor, Menteri ATR Nusron Wahid Bedah Tiga Pilar Kedaulatan Negara dan Peran Pemuda Di Hadapan Kader GMPK, Asisten Khusus Presiden Bedah Karakter Pemimpin Problem Solver dan Visi Aksi Prabowo Akivis Anti Korupsi: Pihak Tertentu Giring Opini Serang Menteri PU Bicara di Diklat GMPK, Angga Raka Prabowo Beberkan Sisi Gelap Algoritma Medsos Isi Materi di Diklat GMPK, Mendiktisaintek Beberkan Strategi University 4.0 demi Target Ekonomi 8 Persen Menuju Indonesia Emas 2045, Budiman Sudjatmiko Bedah Tantangan Nalar Manusia di Era AI Kepala Barantin di Diklat GMPK: Kebebasan Berpendapat Jangan Disalahgunakan untuk Menghina Bedah Trilogi Kerukunan di Diklat GMPK Bogor, Wakil Menteri Agama Ingatkan Pentingnya Etika Kritik Hadiri Diklat GMPK di Bogor, Menteri ATR Nusron Wahid Bedah Tiga Pilar Kedaulatan Negara dan Peran Pemuda Di Hadapan Kader GMPK, Asisten Khusus Presiden Bedah Karakter Pemimpin Problem Solver dan Visi Aksi Prabowo

Cari berita

Dari Kelenjar Racun Ular Picung, Mahasiswi IPB Ukir Prestasi Cumlaude dengan IPK Sempurna

Poin Penting (3)
  • Yasmin Nadhiva Narindria meraih IPK sempurna 4,00 dan gelar lulusan terbaik Program Magister IPB University melalui penelitian struktur kelenjar nuchalis (kelenjar racun) pada ular picung, spesies endemik Indonesia yang masih menyimpan banyak celah pengetahuan ilmiah.
  • Penelitian Yasmin mengungkap perbedaan antara racun dan bisa pada ular picung, di mana racun berfungsi sebagai mekanisme pertahanan pasif yang disimpan di kelenjar nuchalis, sementara bisa digunakan untuk melumpuhkan mangsa dan disalurkan melalui taring.
  • Temuan penelitian membuka peluang pemanfaatan racun ular picung untuk pengembangan antitoksin atau antiserum, sekaligus memperkaya pengetahuan tentang biologi ular endemik Indonesia yang masih minimnya jumlah peneliti di bidang toksinologi.

Resolusi.co, BOGOR – Kesenjangan antara jumlah ular di Indonesia dengan para ahli yang memahami anatomi dan racun reptil berbisa ini mendorong Yasmin Nadhiva Narindria mendalami bidang penelitian yang masih jarang dilirik. Pilihan itu membawanya meraih prestasi gemilang sebagai lulusan terbaik Program Magister IPB University dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) sempurna 4,00.

Mahasiswa Program Studi Ilmu Biomedis Hewan, Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University ini berhasil menorehkan prestasi tersebut pada Wisuda Desember 2025 lalu. Yasmin meneliti struktur kelenjar nuchalis—kelenjar racun—pada ular picung (Rhabdophis subminiatus), spesies ular endemik Indonesia yang masih menyimpan banyak celah pengetahuan ilmiah.

Dalam penelitiannya, Yasmin mengkaji kelenjar nuchalis ular picung yang berfungsi menghasilkan racun (toxin). Ia menjelaskan bahwa racun dan bisa pada ular merupakan dua substansi yang berbeda dengan fungsi berbeda pula.

“Racun umumnya digunakan sebagai mekanisme pertahanan pasif terhadap predator, sedangkan bisa (venom) digunakan untuk melumpuhkan mangsa dan disalurkan melalui taring atau gigi,” jelasnya, dilansir dari laman IPB University, Sabtu (10/1/2026).

“Ular picung dikenal berbisa, tetapi selain memiliki kelenjar bisa, spesies ini juga memiliki kelenjar racun yang masih belum banyak diketahui,” sambungnya.

Ular picung merupakan satwa endemik Indonesia yang tersebar di Pulau Jawa, beberapa wilayah Sumatera, dan Sulawesi. Sampel penelitian Yasmin diambil dari wilayah Jawa Barat, yakni Bogor dan Bandung, dengan habitat alami di sekitar sungai atau area lembap dekat perairan.

Hingga saat ini, populasi ular picung masih tergolong melimpah dan berstatus least concern atau tidak terancam punah menurut klasifikasi International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Yasmin menambahkan, penelitian terkait racun ular picung masih sangat terbuka untuk dikembangkan karena minimnya informasi, baik di kalangan masyarakat umum maupun peneliti. Padahal, potensi pemanfaatannya sangat besar.

“Semoga hasil penelitian ini bisa memperkaya pengetahuan tentang biologi ular picung serta membuka peluang pemanfaatan racun sebagai bahan biologis, seperti pengembangan antitoksin atau antiserum,” kata Yasmin.

Baginya, kesempatan menempuh studi pascasarjana di IPB University merupakan pengalaman akademik yang berharga. Selama studi, ia menempuh Peminatan Ilmu Faal dan Khasiat Obat, Sub-Peminatan Anatomi, Histologi, dan Embriologi, berangkat dari ketertarikannya pada bidang anatomi veteriner sejak menempuh pendidikan S1 Kedokteran Hewan di IPB University.

“Ilmu anatomi mengajarkan bahwa setiap struktur tubuh makhluk hidup memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan. Masih banyak struktur anatomi satwa yang belum dieksplorasi, dan itu mendorong saya untuk terus meneliti,” katanya.

Melalui tesis berjudul “Analisis Struktur Fungsional Kelenjar Nuchalis Ular Picung (Rhabdophis subminiatus)”, Yasmin berhasil menambah informasi ilmiah baru mengenai keberadaan dan karakteristik kelenjar racun pada spesies tersebut.

Penelitiannya melengkapi pengetahuan sebelumnya tentang kelenjar bisa yang telah lebih dulu dikenal pada ular picung. Dari enam spesimen dewasa yang diperiksa, Yasmin menemukan 16 hingga 17 pasang kelenjar yang terletak di bagian dorsal sepanjang daerah leher.

Analisis morfologi eksternal menunjukkan bahwa warna sisik punggung meningkatkan tampilan pertahanan ular. Elastisitas kulit yang didukung oleh serabut elastin memungkinkan ular memipihkan lehernya dan meningkatkan visibilitas warna sisik dorsal sebagai sinyal peringatan bagi predator.

Analisis histologis mengonfirmasi bahwa kelenjar tersebut tidak memiliki epitel dan saluran sekretori, melainkan terbungkus oleh jaringan ikat kolagen tipe I yang mempertahankan struktur dan memungkinkan penyimpanan racun.

Studi sebelumnya mengungkap fakta menarik bahwa ular picung dapat menyerap racun bufadienolide dari kodok buduk (Bufonidae) yang dimangsanya, kemudian menyimpan racun tersebut di kelenjar nuchalis untuk digunakan sebagai mekanisme pertahanan.

Menurut data Unit Konservasi Fauna (UKF) IPB University periode 2016-2021, terdapat 29 jenis ular yang berada di kawasan IPB University dan 7 di antaranya berbahaya bagi manusia, termasuk ular picung. Meski demikian, faktanya hanya 8 persen ular di Indonesia yang berbisa dan mematikan bagi manusia.

Prestasi Yasmin menjadi bukti bahwa eksplorasi terhadap keanekaragaman hayati Indonesia, khususnya reptil, masih menyimpan potensi besar untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan aplikasi praktis di bidang kesehatan.

Dengan minimnya peneliti yang fokus pada toksinologi ular, kontribusi Yasmin melalui penelitian ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak peneliti muda untuk mendalami bidang yang masih terbuka lebar ini.