TODAY'S RECAP
Daerah Protes Anggaran Dipotong, Purbaya Santai: Saya Bukan yang Motong, Saya Pewaris AjaMantan Istri di Jepang Ditangkap setelah Sembunyikan Jenazah Suami dalam Freezer Selama 14 Tahun di KobeBelum Berhenti di Tiga Tersangka, Kejagung Tambah 40 Hari Penahanan Bos BGN demi Bongkar Korupsi MBGSudah Tiga Orang Meninggal, DPR Buka Suara soal Latihan Militer Mematikan bagi Peserta SPPIDatang untuk Melahirkan, Perempuan Muda Ini Justru Kehilangan Rahim, Keluarga Geruduk Kantor Dinkes PamekasanDaerah Protes Anggaran Dipotong, Purbaya Santai: Saya Bukan yang Motong, Saya Pewaris AjaMantan Istri di Jepang Ditangkap setelah Sembunyikan Jenazah Suami dalam Freezer Selama 14 Tahun di KobeBelum Berhenti di Tiga Tersangka, Kejagung Tambah 40 Hari Penahanan Bos BGN demi Bongkar Korupsi MBGSudah Tiga Orang Meninggal, DPR Buka Suara soal Latihan Militer Mematikan bagi Peserta SPPIDatang untuk Melahirkan, Perempuan Muda Ini Justru Kehilangan Rahim, Keluarga Geruduk Kantor Dinkes PamekasanDaerah Protes Anggaran Dipotong, Purbaya Santai: Saya Bukan yang Motong, Saya Pewaris AjaMantan Istri di Jepang Ditangkap setelah Sembunyikan Jenazah Suami dalam Freezer Selama 14 Tahun di KobeBelum Berhenti di Tiga Tersangka, Kejagung Tambah 40 Hari Penahanan Bos BGN demi Bongkar Korupsi MBGSudah Tiga Orang Meninggal, DPR Buka Suara soal Latihan Militer Mematikan bagi Peserta SPPIDatang untuk Melahirkan, Perempuan Muda Ini Justru Kehilangan Rahim, Keluarga Geruduk Kantor Dinkes PamekasanDaerah Protes Anggaran Dipotong, Purbaya Santai: Saya Bukan yang Motong, Saya Pewaris AjaMantan Istri di Jepang Ditangkap setelah Sembunyikan Jenazah Suami dalam Freezer Selama 14 Tahun di KobeBelum Berhenti di Tiga Tersangka, Kejagung Tambah 40 Hari Penahanan Bos BGN demi Bongkar Korupsi MBGSudah Tiga Orang Meninggal, DPR Buka Suara soal Latihan Militer Mematikan bagi Peserta SPPIDatang untuk Melahirkan, Perempuan Muda Ini Justru Kehilangan Rahim, Keluarga Geruduk Kantor Dinkes Pamekasan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

27 Juni 2026
TODAY'S RECAP
Daerah Protes Anggaran Dipotong, Purbaya Santai: Saya Bukan yang Motong, Saya Pewaris Aja Mantan Istri di Jepang Ditangkap setelah Sembunyikan Jenazah Suami dalam Freezer Selama 14 Tahun di Kobe Belum Berhenti di Tiga Tersangka, Kejagung Tambah 40 Hari Penahanan Bos BGN demi Bongkar Korupsi MBG Sudah Tiga Orang Meninggal, DPR Buka Suara soal Latihan Militer Mematikan bagi Peserta SPPI Datang untuk Melahirkan, Perempuan Muda Ini Justru Kehilangan Rahim, Keluarga Geruduk Kantor Dinkes Pamekasan Dua Peserta SPPI Gugur saat Latsarmil, Kemhan Buka Kronologi dan Siapkan Evaluasi Menyeluruh Ketua BEM FH UBK Dinonaktifkan setelah Akui Terima Rp20 Juta untuk Belokkan Arah Demo dari Istana Dapur MBG Tercatat di Sistem tapi Tak Ada Bangunannya, Tim Investigasi Temukan Lokasinya di Kuburan Daerah Protes Anggaran Dipotong, Purbaya Santai: Saya Bukan yang Motong, Saya Pewaris Aja Mantan Istri di Jepang Ditangkap setelah Sembunyikan Jenazah Suami dalam Freezer Selama 14 Tahun di Kobe Belum Berhenti di Tiga Tersangka, Kejagung Tambah 40 Hari Penahanan Bos BGN demi Bongkar Korupsi MBG Sudah Tiga Orang Meninggal, DPR Buka Suara soal Latihan Militer Mematikan bagi Peserta SPPI Datang untuk Melahirkan, Perempuan Muda Ini Justru Kehilangan Rahim, Keluarga Geruduk Kantor Dinkes Pamekasan Dua Peserta SPPI Gugur saat Latsarmil, Kemhan Buka Kronologi dan Siapkan Evaluasi Menyeluruh Ketua BEM FH UBK Dinonaktifkan setelah Akui Terima Rp20 Juta untuk Belokkan Arah Demo dari Istana Dapur MBG Tercatat di Sistem tapi Tak Ada Bangunannya, Tim Investigasi Temukan Lokasinya di Kuburan

Cari berita

Indonesia Dipercaya Pimpin Dewan HAM PBB 2026, Tegaskan Peran Global Jakarta

Poin Penting (3)
  • Negara-negara Asia-Pacific Group (APG) sepakat menunjuk Indonesia sebagai kandidat Presiden Dewan HAM PBB 2026, sebagai bentuk kepercayaan atas rekam jejak diplomasi HAM Indonesia.
  • Jabatan akan diemban Dubes RI untuk PBB di Jenewa, Sidharto Reza Suryodipuro, dan akan diformalkan dalam sidang Dewan HAM pada 8 Januari 2026.
  • Menlu Sugiono menegaskan Indonesia siap memimpin secara objektif, inklusif, serta memperkuat dialog dan kerja sama untuk pemajuan HAM global.

Resolusi.co, Jakarta —Indonesia kembali mengukir pijakan penting dalam diplomasi global. Negara-negara yang tergabung dalam Asia-Pacific Group (APG) sepakat menunjuk Indonesia sebagai kandidat Presiden Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (Dewan HAM PBB) tahun 2026. Kementerian Luar Negeri menilai penunjukan ini sebagai bentuk kepercayaan kawasan terhadap kapasitas, konsistensi, dan rekam jejak Indonesia dalam memperjuangkan isu kemanusiaan.

Penetapan resmi akan dilakukan dalam sidang Dewan HAM pada 8 Januari 2026. Mandat tersebut nantinya akan dijalankan oleh Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, Duta Besar Sidharto Reza Suryodipuro, yang akan memimpin seluruh proses persidangan Dewan HAM sepanjang tahun 2026 dengan pendekatan objektif, inklusif, dan berimbang.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan apresiasi atas dukungan negara-negara Asia Pasifik. Ia menegaskan Indonesia tidak akan menyia-nyiakan mandat tersebut dan berkomitmen menjalankan kepemimpinan yang adil serta berpihak pada perlindungan HAM bagi seluruh kalangan.

“Indonesia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan kelompok Asia-Pasifik yang telah menominasikan Indonesia sebagai calon tunggal Presiden Dewan HAM PBB 2026,” ujar Sugiono melalui akun resmi Menlu RI, Rabu (24/12/2025).

“Indonesia akan menjalankan amanah ini sebaik-baiknya, mendorong dialog, memperkuat kerja sama, dan bekerja bersama seluruh anggota Dewan HAM PBB untuk pemajuan dan perlindungan HAM bagi semua,” tegasnya.

Saat ini Indonesia merupakan anggota Dewan HAM PBB periode 2024–2026. Berdasarkan mekanisme rotasi kawasan, giliran kepemimpinan pada 2026 memang berada di kelompok Asia Pasifik. Karena itu, penunjukan Indonesia dinilai sejalan dengan pengaturan regional yang telah disepakati.

Dukungan luas yang diberikan negara-negara kawasan tidak lepas dari reputasi Indonesia sebagai bridge builder dalam isu HAM, posisi politik luar negeri yang independen dan tidak terikat kepentingan blok tertentu, serta konsistensi Indonesia dalam mengadvokasi isu kemanusiaan di berbagai belahan dunia.

Dengan mandat ini, profil diplomasi HAM Indonesia semakin menguat di tingkat internasional. Apalagi, kepemimpinan Indonesia pada 2026 bertepatan dengan momentum 20 tahun berdirinya Dewan HAM PBB—sebuah kesempatan penting untuk mendorong tata kelola HAM global yang lebih inklusif, konstruktif, dan bertumpu pada dialog.