Wardatina Mawa Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya dalam Kasus Dugaan Perzinaan Insanul Fahmi dan Inara Rusli

- Wardatina Mawa memenuhi panggilan pemeriksaan Unit PPA Polda Metro Jaya sebagai pelapor dalam kasus dugaan perzinaan yang menyeret suaminya, Insanul Fahmi, dan selebgram Inara Rusli.
- Status perkara telah resmi naik dari penyelidikan ke penyidikan, sehingga pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi mulai dijadwalkan pada pekan ini.
- Mawa sebelumnya menolak opsi restorative justice, berbeda dengan sikap Inara Rusli yang masih ingin menempuh jalur damai.
, Jakarta – Wardatina Mawa akhirnya memenuhi panggilan penyidik Unit PPA Polda Metro Jaya, Jumat (20/2/2026). Ia hadir untuk diperiksa dalam kapasitas sebagai pelapor dalam perkara dugaan perzinaan dan perselingkuhan yang melibatkan suaminya, Insanul Fahmi, dengan selebgram Inara Rusli.
Kedatangan Mawa didampingi kuasa hukumnya. Ia tampak tenang saat menjawab pertanyaan awak media di depan gedung Polda.
“Iya Alhamdulillah baik,” kata Wardatina Mawa.
“Sehat-sehat,” lanjutnya singkat.
Ditanya soal kesiapannya menjalani pemeriksaan, Mawa tidak terlihat gentar.
“Siap semangat. Masuk dulu ya semoga berkah,” ujarnya sebelum melangkah masuk ke ruang pemeriksa.
Pemeriksaan ini dilakukan menyusul naiknya status perkara yang dilaporkan Mawa dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Polda Metro Jaya sebelumnya telah mengonfirmasi perubahan status tersebut.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo menyebut bahwa agenda pemeriksaan pelapor dan saksi sudah dikomunikasikan kepada pihak terkait sejak awal pekan ini.
“Jadi ini sudah dikonfirmasi oleh penyidik kepada pelapor. Rencananya pelapor dan saksi akan diagendakan minggu ini. Cuman untuk jadwal, belum terkonfirmasi lagi, tapi minggu ini akan kami laksanakan pemeriksaan pelapor dan saksi,” ucap Kompol Andaru saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu (18/2/2026).
Kasus ini menyedot perhatian publik sejak Mawa melaporkan suaminya bersama Inara Rusli atas dugaan hubungan terlarang di luar pernikahan. Mawa sebelumnya juga diketahui menolak tawaran restorative justice, sementara Inara Rusli menyatakan tetap ingin menyelesaikan perkara secara damai. Dua sikap yang belum juga bertemu di satu titik.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: