TODAY'S RECAP

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

21 April 2026
TODAY'S RECAP

Cari berita

Suhu Tanah Suci Diprediksi Tembus 47 Derajat Celsius Saat Puncak Haji 2026

Poin Penting (3)
  • Suhu Tanah Suci pada puncak haji 2026 diprediksi mencapai 45 hingga 47 derajat Celsius, jauh di atas kondisi April yang masih 37 derajat, berdasarkan keterangan Kepala Daker Madinah Khalilurrahman.
  • Jemaah diminta aktif menjaga kesehatan dengan membawa vitamin dan mempersiapkan fisik sejak dini, mengingat padatnya agenda ibadah selama di Tanah Suci.
  • Kloter pertama jemaah haji Indonesia berangkat ke Madinah pada 22 April 2026, dengan seluruh operasional pemberangkatan berakhir pada 21 Mei 2026.

Resolusi.co, Jakarta – Cuaca di Madinah saat ini masih terasa cukup bersahabat, berkisar di angka 37 derajat Celsius. Tapi angka itu bisa naik drastis dalam beberapa pekan ke depan, tepat ketika jutaan jemaah dari seluruh dunia memenuhi Tanah Suci.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah Khalilurrahman mengingatkan bahwa Arab Saudi akan memasuki puncak kemarau pada Mei hingga Juni, bersamaan dengan masa puncak pelaksanaan ibadah haji.

“Bulan Mei apalagi Juni itu sudah mulai puncak-puncak kemarau, itu bisa mencapai 45 sampai 47 derajat Celsius,” ujar Khalilurrahman saat ditemui di Kantor Daker Madinah, Senin (20/4/2026).

Peringatan itu bukan sekadar formalitas. Haji adalah ibadah fisik dengan intensitas tinggi, dari tawaf hingga wukuf, yang semuanya berlangsung di bawah terik terbuka. Selisih 10 derajat dari suhu saat ini bisa menjadi pembeda yang serius bagi jemaah, terutama lansia.

Khalilurrahman meminta jemaah tidak mengabaikan kondisi tubuh meski suhu April ini belum terasa mengancam.

“Jadi ini yang perlu diantisipasi, kesehatan tetap penting, jemaah perlu membawa vitamin,” tegasnya.

Selain fisik, kesiapan pengetahuan manasik juga ia tekankan. Banyak jemaah yang semangat beribadah, tetapi tidak hafal doa dan tata cara di tiap lokasi. Raudhah, Makam Uhud, Pemakaman Baqi, hingga rangkaian tawaf, sai, dan tahallul, semuanya memiliki panduan yang perlu dipelajari ulang.

“Jangan sampai mereka beribadah tapi nggak tahu apa yang mesti dilakukan,” lanjutnya.

Ini bukan soal hafalan semata. Jemaah yang paham alur ibadahnya cenderung lebih tenang, lebih hemat energi, dan tidak mudah tersesat di tengah kerumunan padat.

Sementara itu, proses pemberangkatan jemaah haji Indonesia sudah dimulai. Kloter pertama dijadwalkan terbang ke Madinah pada 22 April 2026. Operasional berlangsung dalam dua gelombang, gelombang pertama menuju Madinah, gelombang kedua langsung ke Jeddah, dengan kedatangan kloter terakhir pada 21 Mei 2026.