Kemnaker Gelar Naker Award Inspirational and Leadership 2025, Dorong Produktivitas dan Kepemimpinan Adaptif

- Kemnaker Apresiasi Kepemimpinan dan Produktivitas – Naker Award Inspirational and Leadership 2025 digelar untuk memperkuat budaya kepemimpinan adaptif dan berbasis kinerja di perusahaan, kawasan industri, dan pemerintah daerah.
- Penghargaan Produktivitas – 35 Pramakarya dan 9 Pembina Produktivitas menerima penghargaan sesuai Kepmenaker No. 156/2021, dengan penilaian meliputi kepemimpinan, manajemen SDM, fokus pelanggan, manajemen proses, dan hasil usaha.
- Partisipasi Luas dan Dampak Nyata – Ajang ini diikuti 34 provinsi, 188 perusahaan, 38 provinsi dalam pengawasan ketenagakerjaan, dan 16 kawasan industri, dengan fokus pada inovasi layanan, efektivitas program, dan kontribusi nyata terhadap pembangunan ketenagakerjaan di masyarakat.
, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali menyelenggarakan Naker Award Inspirational and Leadership 2025, sebagai kelanjutan dari Naker Award Page I. Penghargaan ini digelar untuk memperkuat budaya kepemimpinan yang adaptif dan berbasis kinerja di berbagai perusahaan dan institusi di Indonesia.
Dalam ajang ini, Penghargaan Produktivitas diberikan kepada 35 Pramakarya dan 9 Pembina Produktivitas sesuai Kepmenaker Nomor 156 Tahun 2021 tentang Sistem Manajemen Peningkatan Produktivitas.
Untuk Kategori Perusahaan Menengah, penghargaan diberikan kepada CV Estetika Indonesia dan PT Graha Timur Grasia. Sementara untuk Kategori Perusahaan Kecil, pemenangnya adalah CV Cariza Khansa Pratma, CV Rumah Mesin, IKM Barakka Jaya, PT Alu Cinta Padamu, PT Forestcitra Sejahtera, PT Keluarga Rajawali Jaya, dan PT Makmur Lestari Olis.
Sedangkan Kategori Perusahaan Besar, penghargaan diberikan kepada PT Amerta Indah Otsuka Kejayan Factory, PT Bumi Menara Internusa-Lampung, PT Catur Putra Jati (Hotel Alila Solo), PT Dok Pantai Lamongan, PT Esco Bintan Indonesia, PT Hatten Bali, PT Hexindo Adiperkasa Tbk, PT Hoplun Boyolali Indonesia, PT Hotel Juwara Warga (The Jayakarta Bali Resort, Residence, and Spa), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, PT Krakatau Posco, PT Krisna Nusantara Grup, PT Mandiri Herindo Adiperkasa – Site Ip Tabang, PT Menumbar Kaltim, PT Natura Perisa Aroma, PT Paiton Operation and Maintenance Indonesia, PT PGAS Solution, PT Putra Perkasa Abadi Site SKS, PT Slamet Langgeng, PT Sumbar Kalimantan Abadi, PT Yamaha Electronics Manufacturing Indonesia, PT Yamaha Musical Products Indonesia, RSIA Permata Bunda Solok, Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI, Rumah Sakit Mardi Rahayu, dan Rumah Sakit Universitas Indonesia.
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Cris Kuntadime menegaskan bahwa penghargaan Pramakarya diberikan berdasarkan Kepmenaker No. 156 Tahun 2021. “Perusahaan yang mencapai tingkat penerapan sistem manajemen peningkatan produktivitas sebesar 85%-100% akan masuk kategori unggul,” kata Cris, Senin (8/11/2025).
Penilaian dalam ajang ini didasarkan pada tujuh elemen utama, yaitu kepemimpinan, perencanaan strategis, pengembangan dan manajemen SDM, fokus pada pelanggan dan perluasan pasar, data informasi dan analisis, manajemen proses, serta hasil usaha.
Cris menambahkan, Naker Inspirational and Leadership Award 2025 menjadi ajang apresiasi bagi perusahaan, pengelola kawasan industri, dan kepala daerah yang menunjukkan komitmen dalam kepatuhan serta pengembangan dunia kerja nasional. “Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, mitra, dan pihak yang berkontribusi. Semoga penghargaan ini mendorong kualitas layanan ketenagakerjaan dan praktik baik di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Ajang ini diikuti oleh 34 provinsi dalam kategori pembangunan ketenagakerjaan, 188 perusahaan dalam Pramakarya, 32 provinsi sebagai pembina produktivitas, 38 provinsi dalam kategori pengawasan ketenagakerjaan, dan 16 kawasan industri pada kategori Norma 100. Penilaian menggunakan indikator objektif seperti inovasi layanan, efektivitas program, perbaikan tata kelola, serta kontribusi terhadap pembangunan ketenagakerjaan di daerah, dengan fokus dampak yang dirasakan masyarakat.
Selain penghargaan, kegiatan ini bertujuan mendorong kompetisi sehat antar unit kerja dan memperkuat kolaborasi untuk menciptakan praktik terbaik yang dapat diterapkan di seluruh satuan kerja. Kategori penghargaan lain dalam ajang ini mencakup Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan, Pengawasan Ketenagakerjaan Terbaik, dan Kawasan Industri Norma 100 Terbaik, sejalan dengan transformasi hubungan industrial, peningkatan produktivitas tenaga kerja, serta pengembangan SDM melalui reskilling dan upskilling.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: