TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDapat Suntikan Rp100 Triliun dari Purbaya, BSI Pilih Jalan Ini Ketimbang Parkir di Obligasi NegaraNyanyi di Aspal Sepatan Berjam-jam, Pinkan Mambo Buka Angka Penghasilannya dari TikTok LiveEkonom Peringatkan Risiko Keuangan Pertamina jika Harga Pertamax Terus Ditahan di Tengah Lonjakan Minyak DuniaSelat Hormuz Nyaris Lumpuh, Eropa Mulai Khawatir Keran Energinya Ikut Tersumbat70 Bulan Beruntun Surplus, Neraca Dagang RI Kini Terancam Konflik Timur Tengah Beirut Kembali Membara: Israel Sasar Komandan Senior Hizbullah, 7 Warga TewasDi Tengah Bom Bertubi-tubi, Trump Tiba-tiba Umumkan Iran Minta Damai — Teheran Langsung MembantahBukan Tersangka, tapi Karni Ilyas Tetap Dipanggil Polisi, Ini yang Digali Penyidik darinyaSeskab Teddy Minta Masyarakat Dukung WFH Nasional, Kebijakan Berlaku Mulai 1 April dan Dievaluasi Dua Bulan70 Bulan Surplus Beruntun, tapi Defisit Dagang RI dengan China Justru Kian DalamMulai Juli, Solar Campur Sawit 50 Persen Jadi Kewajiban, Impor Solar Pun DihentikanDPP GMPK Apresiasi Langkah Pemerintah Jaga Stabilitas Harga BBM di Tengah Gejolak GlobalStarlink Elon Musk Masuk Daftar Target Serangan Iran, Karyawan Diminta KeluarGMPK DKI Nilai Kebijakan Tahan Harga BBM Tepat di Tengah Lonjakan Harga Minyak GlobalPemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026Israel Sahkan UU Hukuman Mati yang Hanya Berlaku bagi Warga Palestina, Dunia Internasional KecamIran Serang Kapal Tanker Raksasa di Dubai Tengah Malam, Dunia Khawatir Bencana Tumpahan Minyak di TelukKelompok Bersenjata Irak Masuk Iran Bawa Bantuan Kemanusiaan di Tengah Ancaman Serangan Darat AS28 Hari Bom Tak Berhenti: Lebih dari 1.900 Orang Tewas Akibat Serangan AS-Israel ke IranKrisis Energi Global Makin Parah, Minyak Tembus US$116 per Barel Pagi IniTrump Klaim Negosiasi dengan Iran Lewat Pakistan Tunjukkan Kemajuan PositifBBM Makin Mahal Akibat Perang, Ini Hitungan Konkret Kenapa Indonesia Harus Segera Beralih ke Kendaraan ListrikIran Izinkan Kapal Pertamina Lewati Selat Hormuz, MT Arman 114 Masih Terbengkalai di BatamMusim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Ganas, Legislator Jatim: Jangan Sampai Lumbung Pangan Nasional GoyahBGN Suspend 1.528 SPPG, GMPK DKI: Ini Bukti Pemerintah Serius Jaga Kualitas MBGDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDapat Suntikan Rp100 Triliun dari Purbaya, BSI Pilih Jalan Ini Ketimbang Parkir di Obligasi NegaraNyanyi di Aspal Sepatan Berjam-jam, Pinkan Mambo Buka Angka Penghasilannya dari TikTok LiveEkonom Peringatkan Risiko Keuangan Pertamina jika Harga Pertamax Terus Ditahan di Tengah Lonjakan Minyak DuniaSelat Hormuz Nyaris Lumpuh, Eropa Mulai Khawatir Keran Energinya Ikut Tersumbat70 Bulan Beruntun Surplus, Neraca Dagang RI Kini Terancam Konflik Timur Tengah Beirut Kembali Membara: Israel Sasar Komandan Senior Hizbullah, 7 Warga TewasDi Tengah Bom Bertubi-tubi, Trump Tiba-tiba Umumkan Iran Minta Damai — Teheran Langsung MembantahBukan Tersangka, tapi Karni Ilyas Tetap Dipanggil Polisi, Ini yang Digali Penyidik darinyaSeskab Teddy Minta Masyarakat Dukung WFH Nasional, Kebijakan Berlaku Mulai 1 April dan Dievaluasi Dua Bulan70 Bulan Surplus Beruntun, tapi Defisit Dagang RI dengan China Justru Kian DalamMulai Juli, Solar Campur Sawit 50 Persen Jadi Kewajiban, Impor Solar Pun DihentikanDPP GMPK Apresiasi Langkah Pemerintah Jaga Stabilitas Harga BBM di Tengah Gejolak GlobalStarlink Elon Musk Masuk Daftar Target Serangan Iran, Karyawan Diminta KeluarGMPK DKI Nilai Kebijakan Tahan Harga BBM Tepat di Tengah Lonjakan Harga Minyak GlobalPemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026Israel Sahkan UU Hukuman Mati yang Hanya Berlaku bagi Warga Palestina, Dunia Internasional KecamIran Serang Kapal Tanker Raksasa di Dubai Tengah Malam, Dunia Khawatir Bencana Tumpahan Minyak di TelukKelompok Bersenjata Irak Masuk Iran Bawa Bantuan Kemanusiaan di Tengah Ancaman Serangan Darat AS28 Hari Bom Tak Berhenti: Lebih dari 1.900 Orang Tewas Akibat Serangan AS-Israel ke IranKrisis Energi Global Makin Parah, Minyak Tembus US$116 per Barel Pagi IniTrump Klaim Negosiasi dengan Iran Lewat Pakistan Tunjukkan Kemajuan PositifBBM Makin Mahal Akibat Perang, Ini Hitungan Konkret Kenapa Indonesia Harus Segera Beralih ke Kendaraan ListrikIran Izinkan Kapal Pertamina Lewati Selat Hormuz, MT Arman 114 Masih Terbengkalai di BatamMusim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Ganas, Legislator Jatim: Jangan Sampai Lumbung Pangan Nasional GoyahBGN Suspend 1.528 SPPG, GMPK DKI: Ini Bukti Pemerintah Serius Jaga Kualitas MBGDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDapat Suntikan Rp100 Triliun dari Purbaya, BSI Pilih Jalan Ini Ketimbang Parkir di Obligasi NegaraNyanyi di Aspal Sepatan Berjam-jam, Pinkan Mambo Buka Angka Penghasilannya dari TikTok LiveEkonom Peringatkan Risiko Keuangan Pertamina jika Harga Pertamax Terus Ditahan di Tengah Lonjakan Minyak DuniaSelat Hormuz Nyaris Lumpuh, Eropa Mulai Khawatir Keran Energinya Ikut Tersumbat70 Bulan Beruntun Surplus, Neraca Dagang RI Kini Terancam Konflik Timur Tengah Beirut Kembali Membara: Israel Sasar Komandan Senior Hizbullah, 7 Warga TewasDi Tengah Bom Bertubi-tubi, Trump Tiba-tiba Umumkan Iran Minta Damai — Teheran Langsung MembantahBukan Tersangka, tapi Karni Ilyas Tetap Dipanggil Polisi, Ini yang Digali Penyidik darinyaSeskab Teddy Minta Masyarakat Dukung WFH Nasional, Kebijakan Berlaku Mulai 1 April dan Dievaluasi Dua Bulan70 Bulan Surplus Beruntun, tapi Defisit Dagang RI dengan China Justru Kian DalamMulai Juli, Solar Campur Sawit 50 Persen Jadi Kewajiban, Impor Solar Pun DihentikanDPP GMPK Apresiasi Langkah Pemerintah Jaga Stabilitas Harga BBM di Tengah Gejolak GlobalStarlink Elon Musk Masuk Daftar Target Serangan Iran, Karyawan Diminta KeluarGMPK DKI Nilai Kebijakan Tahan Harga BBM Tepat di Tengah Lonjakan Harga Minyak GlobalPemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026Israel Sahkan UU Hukuman Mati yang Hanya Berlaku bagi Warga Palestina, Dunia Internasional KecamIran Serang Kapal Tanker Raksasa di Dubai Tengah Malam, Dunia Khawatir Bencana Tumpahan Minyak di TelukKelompok Bersenjata Irak Masuk Iran Bawa Bantuan Kemanusiaan di Tengah Ancaman Serangan Darat AS28 Hari Bom Tak Berhenti: Lebih dari 1.900 Orang Tewas Akibat Serangan AS-Israel ke IranKrisis Energi Global Makin Parah, Minyak Tembus US$116 per Barel Pagi IniTrump Klaim Negosiasi dengan Iran Lewat Pakistan Tunjukkan Kemajuan PositifBBM Makin Mahal Akibat Perang, Ini Hitungan Konkret Kenapa Indonesia Harus Segera Beralih ke Kendaraan ListrikIran Izinkan Kapal Pertamina Lewati Selat Hormuz, MT Arman 114 Masih Terbengkalai di BatamMusim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Ganas, Legislator Jatim: Jangan Sampai Lumbung Pangan Nasional GoyahBGN Suspend 1.528 SPPG, GMPK DKI: Ini Bukti Pemerintah Serius Jaga Kualitas MBGDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDapat Suntikan Rp100 Triliun dari Purbaya, BSI Pilih Jalan Ini Ketimbang Parkir di Obligasi NegaraNyanyi di Aspal Sepatan Berjam-jam, Pinkan Mambo Buka Angka Penghasilannya dari TikTok LiveEkonom Peringatkan Risiko Keuangan Pertamina jika Harga Pertamax Terus Ditahan di Tengah Lonjakan Minyak DuniaSelat Hormuz Nyaris Lumpuh, Eropa Mulai Khawatir Keran Energinya Ikut Tersumbat70 Bulan Beruntun Surplus, Neraca Dagang RI Kini Terancam Konflik Timur Tengah Beirut Kembali Membara: Israel Sasar Komandan Senior Hizbullah, 7 Warga TewasDi Tengah Bom Bertubi-tubi, Trump Tiba-tiba Umumkan Iran Minta Damai — Teheran Langsung MembantahBukan Tersangka, tapi Karni Ilyas Tetap Dipanggil Polisi, Ini yang Digali Penyidik darinyaSeskab Teddy Minta Masyarakat Dukung WFH Nasional, Kebijakan Berlaku Mulai 1 April dan Dievaluasi Dua Bulan70 Bulan Surplus Beruntun, tapi Defisit Dagang RI dengan China Justru Kian DalamMulai Juli, Solar Campur Sawit 50 Persen Jadi Kewajiban, Impor Solar Pun DihentikanDPP GMPK Apresiasi Langkah Pemerintah Jaga Stabilitas Harga BBM di Tengah Gejolak GlobalStarlink Elon Musk Masuk Daftar Target Serangan Iran, Karyawan Diminta KeluarGMPK DKI Nilai Kebijakan Tahan Harga BBM Tepat di Tengah Lonjakan Harga Minyak GlobalPemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026Israel Sahkan UU Hukuman Mati yang Hanya Berlaku bagi Warga Palestina, Dunia Internasional KecamIran Serang Kapal Tanker Raksasa di Dubai Tengah Malam, Dunia Khawatir Bencana Tumpahan Minyak di TelukKelompok Bersenjata Irak Masuk Iran Bawa Bantuan Kemanusiaan di Tengah Ancaman Serangan Darat AS28 Hari Bom Tak Berhenti: Lebih dari 1.900 Orang Tewas Akibat Serangan AS-Israel ke IranKrisis Energi Global Makin Parah, Minyak Tembus US$116 per Barel Pagi IniTrump Klaim Negosiasi dengan Iran Lewat Pakistan Tunjukkan Kemajuan PositifBBM Makin Mahal Akibat Perang, Ini Hitungan Konkret Kenapa Indonesia Harus Segera Beralih ke Kendaraan ListrikIran Izinkan Kapal Pertamina Lewati Selat Hormuz, MT Arman 114 Masih Terbengkalai di BatamMusim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Ganas, Legislator Jatim: Jangan Sampai Lumbung Pangan Nasional GoyahBGN Suspend 1.528 SPPG, GMPK DKI: Ini Bukti Pemerintah Serius Jaga Kualitas MBG

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

4 April 2026

Cari berita

Inara Rusli Ajukan Restorative Justice, Polisi: Kasus Tetap Lanjut Tanpa Surat Damai

Poin Penting (3)
  • Gelar perkara tetap jalan: Polda Metro Jaya pastikan gelar perkara dugaan perzinaan Inara Rusli dan Insanul Fahmi tetap dilaksanakan meskipun terlapor ajukan restorative justice, karena belum ada surat damai dan pencabutan laporan dari pelapor Wardatina Mawa.
  • Tiga alat bukti dikumpulkan: Penyidik kantongi barang bukti berupa flashdisk berisi 7 video rekaman CCTV, tangkapan layar DM Instagram antara Wardatina dan akun Gunzo_Mustako, serta dokumen administrasi kependudukan seperti akta nikah dan kartu keluarga.
  • Laporan penipuan dicabut: Inara Rusli sudah cabut laporan penipuan terhadap Insanul Fahmi berdasarkan nasihat Buya Yahya tentang keabsahan pernikahan agama, namun kasus perzinaan yang dilaporkan Wardatina tetap berjalan karena pelapor belum mencabut laporan.

Resolusi.co, JAKARTA – Polda Metro Jaya memastikan akan tetap menggelar perkara dugaan perzinaan yang melibatkan selebgram Inara Rusli dan Insanul Fahmi meskipun pihak terlapor telah mengajukan permohonan penyelesaian melalui mekanisme Restorative Justice (RJ). Kepastian ini disampaikan setelah persyaratan administratif untuk menghentikan perkara belum terpenuhi.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Reonald Simanjuntak menegaskan bahwa proses hukum masih berjalan normal karena belum ada surat perdamaian dan pencabutan laporan dari pelapor Wardatina Mawa hingga Senin (5/1/2026).

“Untuk perkara tersebut, akan melakukan gelar perkara, yang mana dari penyidik akan menjadwalkan tanggal gelar perkara untuk perkara IR,” kata Reonald saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa memang terdapat permohonan dari terlapor untuk mengajukan restorative justice sebagai jalan keluar dari sengketa hukum ini. Namun, pengajuan tersebut belum dilengkapi dengan dokumen-dokumen yang dipersyaratkan.

“Namun dalam hal ini, dalam pengajuan RJ tersebut, belum dilampirkan surat damai dan surat pencabutan laporan dari pelapor, yaitu WM,” ujar Reonald.

Pihak kepolisian menegaskan posisinya tetap netral dan tidak dapat mencampuri proses negosiasi atau komunikasi personal antara kedua belah pihak yang berperkara. Penyidik hanya akan menunggu hasil akhir dari kesepakatan jika memang tercapai perdamaian.

“Nah, ini makanya tergantung nanti dari kedua belah pihak, apakah mereka berdamai kemudian ada pencabutan laporan atau bagaimana, tergantung dari kedua belah pihak,” tegas Reonald.

Selama belum ada surat perjanjian perdamaian yang ditandatangani kedua pihak dan belum ada pencabutan laporan secara resmi dari korban, maka perkara tersebut dipastikan masih berjalan sebagaimana mestinya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Jadi gelar perkara akan tetap dilaksanakan. Kami lakukan sesegera mungkin,” kata Reonald menandakan keseriusan kepolisian dalam menindaklanjuti laporan.

Gelar perkara ini menjadi tahap krusial karena akan menilai kecukupan unsur pidana berdasarkan bukti-bukti yang telah dikumpulkan penyidik. Hingga kini, tim penyidik telah mengantongi sejumlah barang bukti yang dinilai memadai untuk melanjutkan proses hukum.

Berdasarkan keterangan Reonald, barang bukti yang berhasil dikumpulkan meliputi satu buah flashdisk merek inisial V berwarna merah berkapasitas 4 Gigabyte yang berisi tujuh video rekaman CCTV dari lokasi yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut. Selain itu, penyidik juga mengamankan tangkapan layar percakapan melalui Direct Message Instagram antara Wardatina Mawa dan akun bernama Gunzo_Mustako, serta dokumen administrasi kependudukan seperti fotokopi akta nikah dan kartu keluarga.

Jumlah alat bukti yang dikumpulkan telah memenuhi ketentuan minimal dua alat bukti sebagaimana diatur dalam Pasal 184 KUHAP untuk menentukan peningkatan status perkara.

Kasus ini bermula dari laporan Wardatina Mawa yang secara resmi menempuh jalur hukum terkait konflik rumah tangganya dengan Insanul Fahmi. Influencer tersebut melaporkan suaminya serta Inara Rusli kepada Polda Metro Jaya pada 22 November 2025 dengan tuduhan dugaan perselingkuhan dan perzinaan.

Pelaporan itu menggunakan Pasal 284 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mengatur tentang perzinaan, yaitu tindakan persetubuhan antara pria dan wanita yang salah satunya atau keduanya sudah terikat perkawinan sah.

Wardatina Mawa telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi pelapor pada Kamis (4/12/2025) dengan menjawab total 26 pertanyaan selama 4,5 jam. Pengacara Wardatina, Fedhli Faisal, mengonfirmasi bahwa kliennya juga menyerahkan bukti-bukti kepada penyidik termasuk bukti elektronik.

Sementara itu, Inara Rusli dan Insanul Fahmi sebagai pihak terlapor juga telah diperiksa oleh penyidik. Awalnya pemeriksaan dijadwalkan pada 26 Desember 2025, namun dilakukan penjadwalan ulang menjadi 24 Desember 2025.

“Untuk Saudara IR dan IF, keterangannya sudah diambil pada tanggal tersebut,” jelas Reonald.

Selain kedua terlapor, penyidik juga telah memeriksa pihak manajemen hotel di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, yang diduga menjadi lokasi kejadian.

Dalam perkembangan terpisah, terkait laporan penipuan yang dilayangkan Inara Rusli terhadap Insanul Fahmi, Reonald menyebutkan penyelidik akan melakukan pemeriksaan untuk penghentian kasus tersebut. Hal ini didasari oleh pencabutan laporan yang telah dilakukan korban atau pelapor berinisial IR.

“Hal itu didasari oleh pencabutan laporan oleh korban, yaitu IR. Jadi, sudah ada surat pencabutan laporan polisi oleh korban atau pelapor inisial IR. Setelah pemeriksaannya, kemudian diajukan administrasi penghentian penyelidikan,” jelas Reonald.

Keputusan Inara untuk mencabut laporan penipuan diakuinya berdasarkan nasihat dari Buya Yahya, guru spiritualnya. Dalam pertemuan tersebut, ditekankan bahwa keabsahan pernikahan secara agama adalah prioritas utama dibandingkan opini publik.

“Buya menyampaikan bahwa kalau sudah sah, sudah halal, sudah enggak perlu lagi memikirkan opini publik,” kata Inara.

Namun untuk kasus dugaan perzinaan yang dilaporkan Wardatina Mawa, prosesnya tetap berjalan karena pelapor belum mencabut laporannya dan belum ada kesepakatan damai tertulis antara kedua belah pihak.

Kasus yang menarik perhatian publik ini terus menjadi sorotan sejak mencuat pada akhir 2025. Konflik rumah tangga yang melibatkan tiga pihak ini dipicu oleh pengakuan Insanul Fahmi yang mengaku berstatus duda saat mendekati Inara Rusli dan melakukan pernikahan siri, padahal ia masih terikat perkawinan sah dengan Wardatina Mawa.