Tiba di Amman, Pesawat Presiden Prabowo Disambut Escort F-16 Angkatan Udara Yordania

- Presiden Prabowo tiba di Amman pada Selasa (24/2) dan mendapat pengawalan jet tempur F-16 Yordania, pengulangan kehormatan yang sama seperti kunjungannya pada 2025.
- Prabowo dijadwalkan bertemu Raja Abdullah II untuk mempererat kerja sama bilateral di bidang pertahanan, pendidikan, dan pertanian, sekaligus menandai 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.
- Puluhan mahasiswa dan diaspora Indonesia di Yordania turut menyambut kedatangan presiden di hotel tempatnya menginap di Amman.
, Amman – Presiden Prabowo Subianto mendarat di Bandar Udara Militer Marka, Amman, Selasa (24/2) pukul 20.00 waktu setempat. Kedatangannya diwarnai pengawalan udara oleh jet tempur F-16 milik Angkatan Udara Kerajaan Yordania Hasyimiah sejak pesawat presiden memasuki wilayah udara negara itu.
Ini bukan kali pertama. Kehormatan serupa diberikan Yordania saat Prabowo berkunjung ke negara tersebut pada pertengahan 2025. Pengawalan jet tempur semacam ini lazim dipahami sebagai salah satu bentuk penghormatan tertinggi yang bisa diberikan sebuah negara kepada tamu kepala negara.
Di landasan pacu, Prabowo langsung dijemput Putra Mahkota Kerajaan Yordania, Prince Al Hussein bin Abdullah II. Dari sisi Indonesia, hadir pula Duta Besar RI untuk Yordania Ade Padmo Sarwono dan Atase Pertahanan RI Kolonel Laut (P) Dafris D. Syahruddin.
Dari bandara, presiden langsung bergerak menuju hotel di Amman. Pertemuan dengan Raja Abdullah II ibn Al Hussein dijadwalkan berlangsung pada Rabu ini.
Kunjungan kerja kali ini membawa agenda yang cukup padat. Kedua negara diharapkan memperkuat kerja sama di bidang pertahanan, pendidikan, pertanian, dan isu-isu kawasan Timur Tengah. Tahun 2026 juga menjadi tahun yang secara historis penting, karena menandai 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Yordania.
Menarik bahwa Prabowo memilih Yordania sebagai salah satu singgahan diplomatiknya di kawasan Timur Tengah, di tengah situasi geopolitik yang sedang bergolak di wilayah itu. Kunjungan ini memberi sinyal bahwa Jakarta ingin menjaga jalur komunikasi langsung dengan Amman, yang selama ini dikenal sebagai salah satu aktor moderat di kawasan.
Prabowo didampingi sejumlah menteri dalam penerbangan ke Amman, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Di hotel tempatnya menginap, puluhan diaspora Indonesia menyambut kedatangan presiden. Salah satunya Lulu, mahasiswi Indonesia yang sedang menempuh studi di Yordania.
“Tadi kebetulan minta semangat untuk kami semua yang berkuliah di Yordania ini dan juga beliau menyemangati kita, senang banget karena beliau ramah banget,” kata Lulu.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: