Langkah Inklusif PKB di DIY: Seluruh Jabatan Sekretaris DPC Definitif Diisi Kader Perempuan

- DPP PKB resmi mengumumkan susunan pimpinan Dewan Tanfidz definitif DPC PKB se-DIY periode 2026–2031 melalui mekanisme daring.
- Seluruh posisi Sekretaris DPC PKB di lima kabupaten/kota se-DIY diisi oleh kader perempuan sebagai komitmen keterwakilan gender.
- Penetapan ini melalui proses panjang, termasuk dua tahap Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) yang digelar di Yogyakarta dan Jakarta.
, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi mengumumkan susunan pimpinan Dewan Tanfidz definitif Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk masa bakti 2026–2031.
Langkah politik ini diwarnai dengan kebijakan afirmatif yang menempatkan kader perempuan secara penuh pada posisi strategis sebagai sekretaris di lima kabupaten dan kota se-DIY.
Pengumuman ketetapan tersebut disampaikan secara daring langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Dr. Muhammad Hanif Dhakiri, pada Kamis (11/6/2026).
Agenda sosialisasi hasil Ketetapan Tim Koordinator DPP PKB ini turut dihadiri secara virtual oleh jajaran fungsionaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB DIY, antara lain Ketua Umaruddin Masdar, S.Ag., Sekretaris Aslikh Rina Ulyaddin, S.Psi., serta Bendahara Sulastini, S.Pd.
Sebelum mencapai keputusan final, para calon pimpinan struktural ini telah melewati rangkaian seleksi yang ketat. Proses tersebut meliputi Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) Tahap I yang diselenggarakan di Yogyakarta pada 12 April 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan seleksi mendalam pada UKK Tahap II di tingkat DPP PKB.
Berdasarkan hasil uji kelayakan komprehensif tersebut, DPP PKB menetapkan lima figur yang akan menakhodai posisi Ketua Definitif DPC PKB di DIY. Untuk posisi Ketua DPC PKB Kabupaten Sleman diamanatkan kepada Tri Nugroho, M.H., sedangkan Kota Yogyakarta dipimpin oleh Solihul Hadi, M.Kn.
Selanjutnya, posisi Ketua DPC PKB Kabupaten Kulon Progo diisi oleh Hifni Muhammad Nasikh, M.B.A., Kabupaten Gunungkidul oleh Arief Gunadi, M.Pd., dan Kabupaten Bantul dipimpin oleh Suradal.
Penguatan Peran Perempuan
Hal yang paling menarik perhatian dari struktur baru ini adalah sapu bersih posisi sekretaris oleh kader perempuan di seluruh DPC se-DIY. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah konkret PKB dalam mengejawantahkan komitmen penguatan keterwakilan perempuan dalam pengambil keputusan partai politik.
Adapun jajaran kader perempuan yang dipercaya mengemban posisi Sekretaris Definitif DPC PKB se-DIY meliputi Rahayu Widi Nuryani, M.H. di Kabupaten Sleman, Faraghina Salsabila, S.I.Kom. di Kabupaten Kulon Progo, dan Munawaroh, S.Th.I. di Kabupaten Bantul.
Sementara itu, posisi Sekretaris DPC PKB Kabupaten Gunungkidul dijabat oleh Yulinda Dwi Nur Respati, S.E., serta posisi Kota Yogyakarta dipercayakan kepada Rr. Rhetno Arobiatul Jauzak, S.Tr.Keb.
Untuk melengkapi struktur administrasi keuangan, DPP PKB juga menetapkan nama-nama Bendahara Definitif DPC PKB se-DIY. Posisi Bendahara DPC PKB Kabupaten Sleman dijabat oleh Wanto, Kabupaten Kulonprogo oleh Kartono, dan Kabupaten Bantul oleh Mahmudin, SP. Sedangkan untuk posisi Bendahara DPC PKB Kabupaten Gunungkidul diserahkan kepada Durroh Yatimah, S.Pd., M.Pd. dan Kota Yogyakarta diisi oleh Fadlur Rosul.
Saat dikonfirmasi via sambungan telepon, Sekretaris DPW PKB DIY, Aslikh Rina Ulyaddin, menegaskan bahwa penunjukan ini merupakan keputusan mutlak dari DPP PKB. Pihaknya memandang kebijakan ini sebagai sinyal keseriusan partai menyongsong kuota kepemimpinan perempuan yang lebih masif ke depan.
“Seluruh sekretaris DPC PKB di DIY dijabat oleh perempuan. Ini merupakan keputusan DPP PKB sebagai bagian dari upaya menyongsong kuota perempuan yang lebih besar, sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas bagi kader perempuan untuk berkiprah dalam posisi-posisi strategis di partai,” ujar Aslikh.
Melalui restrukturisasi ini, seluruh pengurus DPC PKB se-DIY diharapkan dapat bergerak lebih solid dalam melakukan konsolidasi internal, mempercepat kaderisasi berjenjang, dan memaksimalkan pelayanan publik, guna menghadapi dinamika serta agenda-agenda politik strategis di masa yang akan datang.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: