7 Hari Pencarian Berakhir, Korban Terakhir ATR Ditemukan di Lereng Bulusaraung

- Basarnas resmi menutup operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 setelah 10 kantong jenazah ditemukan pada hari ketujuh pencarian di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.
- Tim SAR gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan berbagai pihak berhasil mengevakuasi seluruh korban dari medan ekstrem, termasuk area dekat air terjun dengan medan curam dan licin.
- Proses identifikasi oleh DVI Polda Sulsel masih berlangsung terhadap 11 body pack yang diserahkan, dengan salah satu korban yang berhasil diidentifikasi adalah pramugari Esther Aprilita.
, Makassar – Basarnas resmi mengakhiri operasi pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, setelah seluruh jenazah berhasil dievakuasi. Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Mohamad Syafii, membuat pengumuman penutupan pada Jumat (23/1) malam.
“Saya selaku kepala Badan SAR Nasional sekaligus SAR coordinator menyatakan bahwa operasi pencarian dan evakuasi terhadap kecelakaan pesawat secara resmi saya nyatakan selesai,” ujar Syafii di kantor Basarnas Makassar.
Tim SAR gabungan menemukan total 10 kantong jenazah pada hari ketujuh pencarian. Kantong terakhir, paket nomor sembilan, ditemukan pukul 08.55 Wita di lokasi kejadian yang terletak di kawasan lereng gunung.
Meski operasi ditutup, Basarnas Makassar tetap bersiaga. Syafii menegaskan bahwa kesiapsiagaan rutin tetap berjalan untuk mengantisipasi temuan barang-barang korban yang mungkin tersisa.
“Andai saja ada laporan dari masyarakat misalkan ada bodypack yang ditemukan yang tersisa sekecil apapun itu bodypack kewajiban bagi Basarnas untuk melaksanakan operasi evakuasi,” jelasnya.
Tangis keluarga korban pecah saat Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengumumkan temuan korban terakhir di Posko Operasi SAR, Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci. Mata Andi Sultan sendiri tampak berlinang saat menyampaikan kabar tersebut.
“Alhamdulillah paket 9 pukul 08.55 Wita ditemukan dan tetap dilakukan sesuai rencana operasi tadi malam,” kata Andi Sultan sambil berusaha menahan haru.
Evakuasi 10 kantong jenazah dilakukan dari medan yang cukup berat. Sebagian besar korban ditemukan di bagian ekor pesawat, termasuk di area dekat air terjun Bulusaraung yang medannya curam dan licin.
Tim gabungan yang terlibat dalam operasi ini meliputi TNI, Polri, Basarnas, pemerintah desa setempat, hingga perusahaan seperti Tonasa dan Vale. Koordinasi antar-lembaga menjadi kunci keberhasilan pencarian dalam medan ekstrem.
Pesawat ATR 42-500 dengan rute Yogyakarta-Makassar dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1). Operasi pencarian dimulai sejak hari yang sama, melibatkan ratusan personel dari berbagai unsur.
Menurut Syafii, operasi SAR sebenarnya bisa dihentikan sebelum hari ketujuh jika seluruh korban sudah ditemukan dan dievakuasi. Namun evaluasi tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada yang terlewat.
“Dalam evaluasi melibatkan seluruh sektor, salah satunya dari DVI, KNKT kemudian dari penemuan yang ada, bisa secara umum kita mintai konfirmasi dari DVI. Apakah jumlah body pack yang kita serahkan itu sudah mewakili sementara jumlah korban,” ungkapnya.
Hingga Jumat malam, tim DVI Polda Sulsel telah menerima 11 body pack untuk proses identifikasi. Syafii memastikan tujuh di antaranya adalah jenazah utuh, sementara sisanya masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.
Proses identifikasi korban membutuhkan waktu karena kondisi jenazah yang rusak akibat benturan keras. Tim DVI bekerja menggunakan metode sidik jari, gigi, dan DNA untuk memastikan identitas masing-masing korban.
Salah satu korban yang berhasil diidentifikasi adalah Esther Aprilita, seorang pramugari yang bertugas di penerbangan tersebut. Keluarganya telah diberitahu dan proses pemulangan jenazah segera dilakukan.
Meski operasi SAR ditutup, investigasi penyebab kecelakaan terus berjalan. KNKT masih mendalami data black box dan kondisi cuaca saat kejadian untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan pesawat jatuh di kawasan pegunungan.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: