Mensesneg Bantah Reshuffle Menkeu Purbaya, Tegaskan Prioritas Pemerintah adalah Koordinasi Ekonomi

- Mensesneg Prasetyo Hadi membantah isu reshuffle kabinet, termasuk pencopotan atau pengunduran diri Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
- Purbaya juga telah lebih dulu membantah kabar yang menyebut posisinya akan diganti dalam waktu dekat.
- Pemerintah menegaskan prioritas saat ini adalah memperkuat sinergi antara Kemenkeu, Bank Indonesia, OJK, dan Kemenko Ekonomi.
, Jakarta – Kabar pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang beredar luas pada Kamis (4/6/2026) langsung direspons Istana Kepresidenan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada agenda reshuffle kabinet dalam waktu dekat, termasuk di posisi bendahara negara.
“Belum ada, belum ada reshuffle,” kata Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
Prasetyo juga menampik dua versi rumor yang beredar, yakni bahwa Purbaya akan dicopot Presiden Prabowo Subianto, maupun bahwa Purbaya memilih mundur dari kabinet secara sukarela. Keduanya, kata dia, tidak berdasar.
“Enggak ada, enggak ada. Saya kira tadi sore juga sudah disampaikan oleh beliau juga, tidak ada rencana pergantian,” ujar Prasetyo.
Purbaya sendiri sebelumnya telah lebih dulu membantah informasi yang menyebut posisinya terancam. Sanggahan dari dua pihak dalam sehari mengindikasikan betapa kuatnya tekanan isu tersebut beredar di kalangan pelaku pasar dan pengamat ekonomi.
Prasetyo menyebut fokus pemerintah saat ini justru sebaliknya, bukan merombak susunan kabinet, melainkan mempererat koordinasi antar otoritas ekonomi.
“Justru yang sekarang kita perlukan adalah koordinasi yang erat, yang intens antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan tentu di bawah koordinasi Kemenko Ekonomi,” lanjutnya.
Pernyataan itu sekaligus memberi sinyal bahwa pemerintah menyadari adanya celah koordinasi yang perlu diperkuat, di tengah sejumlah tekanan eksternal terhadap stabilitas fiskal dan nilai tukar rupiah belakangan ini.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: