Diklaim Ditemukan, Diminta Bayaran 10 Persen, tapi Kereta Emas Nazi di Polandia Ini Belum Terbukti Ada

- Legenda kereta emas Nazi bermula dari kisah pengungsian harta Silesia Hilir pada akhir Perang Dunia II, dengan dua versi lokasi terowongan bawah Kastil Ksiaz dan perbukitan sekitar Piechowice.
- Nazi terbukti membangun jaringan terowongan sepanjang sembilan kilometer di kawasan itu menggunakan pekerja paksa, yang memperkuat spekulasi keberadaan lorong-lorong tersembunyi.
- Meski sudah puluhan tahun diburu, termasuk oleh dua orang yang secara resmi mengklaim menemukannya dan meminta bayaran 10 persen, hingga kini tidak ada satu pun bukti fisik yang membuktikan kereta berisi emas itu pernah ada.
, Jakarta – Perang Dunia II meninggalkan banyak luka, juga banyak cerita yang tidak pernah selesai. Salah satunya adalah kisah kereta bermuatan emas yang konon dikebumikan di bawah tanah Silesia, Polandia, dan hingga hari ini tidak pernah benar-benar ditemukan.
Legenda ini bermula dari penghujung 1944 atau awal 1945, ketika Tentara Merah Soviet mulai mendesak masuk ke wilayah barat. Di tengah kepanikan itu, penguasa Silesia Hilir di kota Breslau, yang kini bernama Wroclaw, dikabarkan mengumpulkan beberapa ton emas batangan dari warga kota. Emas itu disimpan sementara di markas polisi sebelum akhirnya dimuat ke atas kereta untuk diungsikan lebih jauh ke dalam wilayah Reich Ketiga.
Kereta itu kemudian raib. Ketika perang usai, Sekutu menyerahkan Silesia Hilir kepada Polandia sebagai kompensasi atas wilayah timur yang harus diserahkan ke Uni Soviet. Bersama pergantian kepemilikan itu, cerita tentang kereta misterius pun turut berpindah tangan.
Dua versi lokasi beredar di kalangan para pemburu harta karun. Versi pertama menyebut kereta tersimpan di terowongan bawah tanah dekat Kastil Ksiaz yang dibangun pada abad ke-13. Versi kedua menunjuk perbukitan di sekitar Piechowice sebagai lokasi persembunyiannya.
Spekulasi itu bukan tanpa dasar geografis. Pada 1943 hingga 1945, Nazi memang membangun jaringan terowongan sepanjang sekitar sembilan kilometer di bawah Kastil Ksiaz dan pegunungan Owl di sekitarnya. Seluruh pekerjaan itu dikerjakan oleh pekerja paksa dan tawanan perang, sebuah kenyataan gelap yang membuat kawasan itu menjadi salah satu situs paling misterius dari sisa-sisa Perang Dunia II di Eropa.
Cerita ini tampaknya bersumber dari dua orang berbeda. Seorang pengusaha bernama Posibirski mengaku pernah melihat dokumen yang menunjukkan lokasi kereta di dekat Piechowice. Sementara seorang pensiunan penambang bernama Tadeusz Slowikowski mengaku mendapat cerita dari seorang warga Jerman yang tinggal di kawasan itu tepat setelah perang berakhir. Warga itu, kata Slowikowski, menceritakan soal kereta yang tersembunyi di bawah Kastil Ksiaz.
Kedua sumber itu tidak pernah membawa siapapun ke mana pun.
Yang paling menggemparkan terjadi ketika seorang warga Polandia dan seorang warga Jerman secara terpisah mengklaim telah menemukan kereta tersebut di dalam terowongan bawah tanah. Mereka bahkan menyewa pengacara dan secara resmi memberitahu pemerintah kota Walbrzych, dekat Kastil Ksiaz, bahwa mereka siap mengungkap lokasi persisnya. Syaratnya satu, mereka meminta sepuluh persen dari nilai total temuan.
Otoritas Polandia dilaporkan telah menelusuri kawasan tersebut sejak 1990-an. Hasilnya nihil.
Ada sesuatu yang menarik dari kisah ini, yaitu bahwa legenda ini terus hidup bukan karena ada bukti, melainkan justru karena tidak ada. Ketiadaan jawaban itulah yang membuat para pemburu harta karun tetap datang, dan cerita tentang kereta emas itu terus berputar dari generasi ke generasi.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: