PDIP Gelar Perayaan Natal Bersama Korban Bencana di Tapanuli dan Sumut

- PDIP menggelar perayaan Natal Nasional bersama korban bencana di Tapanuli Tengah dan Sumut atas instruksi Megawati Soekarnoputri, berlangsung 22-24 Januari 2026
- PDIP membangun 50 unit hunian sementara dan menyiagakan RS Apung Laksamana Malahayati untuk layanan kesehatan gratis bagi korban bencana
- Perayaan bertema Gotong Royong dalam Kasih Allah ini juga sekaligus memperingati HUT ke-79 Megawati pada 23 Januari bersama pengungsi
, TAPTENG – PDI Perjuangan menggelar perayaan Natal Nasional bersama korban bencana di wilayah Tapanuli Tengah dan Sumatera Utara. Kegiatan yang berlangsung sejak Kamis (22/1) hingga Sabtu (24/1/2026) ini digelar di sejumlah posko pengungsian.
Panitia Natal Nasional PDIP mendatangi langsung lokasi-lokasi terdampak bencana, termasuk Kecamatan Tukka Desa Hutanabolon, Kecamatan Badiri, hingga Sibolga. Perayaan digelar dengan tema Gotong Royong dalam Kasih Allah.
Ketua Panitia Natal Nasional PDIP Marinus Gea menyebut gelaran ini sebagai bentuk kepedulian partai kepada masyarakat yang sedang berduka.
“Ini membuktikan kepedulian dan kehadiran PDI Perjuangan di tengah-tengah masyarakat, bahwa PDI Perjuangan mengusung prinsip menangis dan tertawa bersama rakyat,” kata Marinus Gea, Minggu (25/1/2026).
Marinus mengatakan perayaan Natal Nasional bersama warga terdampak bencana merupakan instruksi langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Lokasi Gereja HKBP Hutanabolon di Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, dipilih secara khusus.
“Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri menginstruksikan agar Natal Nasional dilaksanakan bersama saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujarnya.
Ia menegaskan perayaan Natal Nasional tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi iman dan aksi nyata membantu korban bencana.
“Sebagaimana hakikat Natal, Tuhan Yesus hadir membawa keselamatan melalui pengorbanan. Demikian pula kita sebagai anak bangsa, bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang tertimpa bencana,” terangnya.
Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyambut baik kegiatan ini. PDIP juga akan membangun 50 unit hunian sementara untuk korban bencana.
“Kehadiran PDI Perjuangan sebagai bentuk semangat kebersamaan. Pada kesempatan ini akan dilakukan pembangunan 50 unit hunian sementara,” kata Masinton.
Bantuan berupa peralatan kebersihan dan perlengkapan sekolah diberikan kepada pengungsi. Pihak panitia juga memberikan trauma healing kepada korban pascabencana.
Ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan Ribka Tjiptaning menjelaskan RS Apung Laksamana Malahayati juga disiagakan untuk melayani korban bencana secara gratis.
“Selama periode ini, masyarakat atau pun para korban bencana dipersilakan datang dan akan mendapatkan layanan kesehatan gratis di RS Apung Laksamana Malahayati,” kata Ribka Tjiptaning.
PDIP dan pengungsi juga merayakan ulang tahun Megawati yang ke-79 di lokasi bencana pada 23 Januari 2026.
“Selain pengobatan gratis, pada tanggal 23 adalah hari ulang tahun Ibu Megawati Soekarnoputri. Kita akan merayakannya bersama pengungsi,” imbuh Ribka.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: