Perolehan Medali SEA Games 2025: Indonesia Unggul atas Vietnam

- Indonesia menempati peringkat kedua klasemen medali SEA Games 2025, unggul atas Vietnam dan hanya kalah dari Thailand.
- Tambahan medali emas dari sejumlah cabang olahraga memperkuat posisi Indonesia di papan atas klasemen sementara.
- Persaingan klasemen masih terbuka karena beberapa nomor pertandingan SEA Games 2025 masih berlangsung.
, Jakarta — Kontingen Indonesia terus menunjukkan dominasi kompetitif dalam SEA Games 2025 yang berlangsung di Thailand. Hingga update pagi ini, posisi Indonesia berada di peringkat kedua klasemen medali sementara, berhasil mengungguli Vietnam dan hanya berada di bawah tuan rumah Thailand dalam persaingan medali.
Perolehan medali Indonesia meningkat signifikan setelah kontingen Merah Putih meraih tambahan sejumlah medali emas pada kompetisi hari keenam. Hasil ini memperkuat posisi Indonesia di klasemen dan membuat Vietnam harus turun ke posisi ketiga.
Hingga pagi ini, Indonesia telah mengumpulkan total 43 medali emas, 56 medali perak, dan 53 medali perunggu, sehingga total medali yang dikantongi mencapai 152 medali. Perolehan ini menempatkan Indonesia secara stabil di posisi runner-up klasemen medali SEA Games 2025.
Sementara itu, tuan rumah Thailand tetap memimpin klasemen dengan keunggulan jauh dari negara peserta lain. Thailand hingga kini telah mengumpulkan 132 medali emas, disusul oleh sejumlah medali perak dan perunggu yang mencatatkan total perolehan medali paling tinggi dalam ajang tahun ini.
Posisi Vietnam kini berada di bawah Indonesia pada peringkat ketiga klasemen sementara setelah menorehkan 34 medali emas, 34 medali perak, dan 66 medali perunggu. Persaingan ketat untuk posisi runner-up ini menunjukkan peningkatan performa kontingen Indonesia dalam berbagai cabang olahraga.
Beberapa cabang olahraga unggulan Indonesia telah menyumbangkan medali emas penting, termasuk dari taekwondo, bulu tangkis, angkat besi, renang, dan panjat tebing.
Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan jumlah medali, tetapi juga menunjukkan konsistensi prestasi atlet Indonesia selama ajang multi-cabang terbesar di Asia Tenggara ini.
Dengan kompetisi yang masih berlangsung hingga 20 Desember 2025, peluang Indonesia untuk terus menambah pundi-pundi medali tetap terbuka lebar, terutama di nomor-nomor yang belum selesai dipertandingkan.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: